Verstappen Tak Beri Kemudahan Mercedes untuk Menangi Balapan

Pebalap Red Bull Alexander Albon beraksi pada babak kualifikasi Formula Satu F1 GP Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu (30/11/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Pebalap Formula1 dari tim Red Bull Racing Honda, Max Verstappen, akan memulai balapan di GP Abu Dhabi di posisi kedua atau di belakang Lewis Hamilton, pebalap dari tim Mercedes.

Meski sudah diuntungkan dengan kenaikan posisi start, akibat terdepaknya Valtteri Bottas (Mercedes) dari posisi kedua ke posisi 20 akibat insiden penggantian mesin. Verstappen mengaku tidak ingin memberikan kemudahan bagi Mercedes untuk memenangi balapan terakhir di musim balap 2019.

Dengan kemampuan unit RB15 yang dikendarai, Verstappen percaya kinerja mobilnya bisa diandalkan untuk bersaing dengan Hamilton. Meski di sesi kualifikasi, dia tak bisa mengungguli kedua pebalap Mercedes.

“Hasil kualifikasi cukup bagus. Kami sudah memberikan semuanya, meski itu bukan putaran (kualifikasi) yang sempurna, tapi itu bagus. Saya melaju sampai batas maksimal, tapi kami sepertinya masih kurang pada aspek cengkeraman dibandingkan dengan Mercedes. Mereka sangat cepat di sektor terakhir, yang selalu mereka dominasi di trek ini. Kami sudah berusaha sedekat mungkin. Sayangnya kami hanya kurang maksimal di sektor terakhir itu,” tutur Verstappen, Minggu (1/12/2019).

Pada hasil kualifikasi, Verstappen tertinggal 0,360 detik dari Hamilton. Dengan ini Mercedes mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan menempati P1 dan P2 di kualifikasi GP Abu Dhabi sejak 2014.

Verstappen mengungkapkan, ia berencana untuk membuat perbedaan pada seri balapan ini, dengan menempatkan Hamilton di bawah tekanan sejak awal balapan. “Saya kira usaha ini tidak akan mudah, tetapi kami akan mencobanya dengan sebaik-baiknya sebagai sebuah tim. Saya akan coba dengan memberikan mereka tekanan dan lihat saja nanti,” pungkas Verstappen.

Pebalap asal Belanda ini akan memburu kemenangan pertama bagi Red Bull di Abu Dhabi sejak kemenangan Sebastian Vettel pada 2013. Termasuk mengejar kemenangan keempatnya tahun ini, yang menjadi musim tersuksesnya di Formula 1. (Ant)

Lihat juga...