175 Prajurit TNI Satgas Zeni Berangkat ke Kongo

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — 175 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Zeni) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-Q/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) resmi berangkat ke Republik Demokratik Kongo, setelah dilaksanakan upacara pelepasan prajurit yang dipimpin langsung oleh  Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI MS Fadhilah.

Prajurit yang diberangkatkan ke Kongo itu merupakan misi dari negara sebagai duta Tentara Nasional Indonesia (TNI), duta bangsa dan negara akan membawa nama bagi Indonesia. Sebagai prajurit TNI yang membawa perdamaian dunia, dituntut untuk mampu menjaga sikap dan perilaku positif.

Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI MS Fadhilah mengharapkan kepada para prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda tersebut, untuk dapat melaksanakan misi pasukan pemeliharaan perdamaian PBB dengan penuh semangat, dedikasi dan loyalitas serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan kesiapsiagaan pada setiap situasi.

“Prajurit harus bisa emban tugas ini dengan baik jadikan cerminan kualitas TNI dihadapan tentara negara lain, karena ini tugas istimewa, tidak semua prajurit memiliki peluang dalam melaksanakan tugas misi ini,” katanya di upacara pelepasan yang dilakukan di lapangan Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti, Senin (20/1/2020).

Dikatakannya, tugas 175 prajurit ke Kongo itu ini adalah kehormatan dan kepercayaan dari TNI. Untuk itu Mayjen Fadhilah menitipkan keluarga TNI yang ditugaskan pada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Polda Sumatera Barat untuk saling menjaga.

“Ingat, kalian tidak hanya membawa nama satuan, tetapi juga membawa nama Bangsa Indonesia. Untuk itu, kalian harus bisa jaga nama baik TNI, Bangsa dan Negara,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para prajurit untuk mampu menunjukkan prestasi yang gemilang dan terbaik, penampilan sikap dan perilaku positif. Dengam demikian kehadiran TNI akan dapat diterima dan mendapat pengakuan sebagai duta negara Indonesia.

Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-Q/MONUSCO adalah pasukan pemeliharaan perdamaian dunia di bawah naungan PBB selama satu tahun di wilayah Republik Demokratik Kongo. Dalam upaya membantu menciptakan stabilitas dan perdamaian, terlebih khusus tugas pembangunan infrastruktur di negara yang sedang konflik.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan, terkait harapan Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI MS Fadhilah untuk turut menjaga keluarga prajurit, Pemprov Sumatera Barat akan senantiasa bekerja sama untuk negara Republik Indonesia.

“Bagi para prajurit yang ragu bagi yang meninggalkan keluarga selama di Kongi, karena kami bersama untuk saling menjaga,” tegasnya.

Gubernur berharap untuk melaksanakan tugas negara menjadi Pasukan Perdamaian PBB di negara Republik Kongo agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Penuh semangat dan kesungguhan serta dilandasi sikap disiplin yang tinggi.

“Bangun solidaritas satuan dan tumbuhkan loyalitas tegak lurus dan jiwa korsa yang sehat. Berjuanglah dengan komitmen untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas,” sebutnya.

Lihat juga...