Aktris Senior Widyawati Raih Penghargaan Tingkat Asia Pasifik

Aktris senior Widyawati dalam konferensi pers film "Mahasiswi Baru" di Jakarta, Kamis (1/8/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Aktris senior Indonesia, Widyawati, meraih penghargaan di ajang Festival Film Asia Pasifik (APFF) 2020. Di ajang yang diselenggarakan pada 5 – 9 Januari di Macau, Widyawati dinobatkan sebagai Artis Pembantu Terbaik.

Widyawati meraih penghargaan  tersebut dalam perannya di film “Ambu”.  “Saya bersyukur. Ini kehormatan buat artis segenerasi saya,” kata Aktris kelahiran 1950 itu, Rabu (8/1/2020). Dalam film “Ambu”, Widyawati berperan sebagai seorang ibu suku Badui, salah satu suku di Indonesia yang sangat ketat menjaga pengaruh dari budaya luar. Peran tersebut dapat dihayatinya dengan akting yang sangat menyakinkan.

Sementara itu, Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) pada 2020, telah mengirim dua film untuk mewakili Indonesia di APFF. Kedua film tersebut masing-masing adalah “Kucumbu Tubuh Indahku” karya sutradara Garin Nugroho, dan film “Ambu” karya sutradara Farid Dermawan. Selain Widyawati, film “Kucumbu Tubuh Indahku,” yang judulnya diterjemahkan menjadi “Memories of My Body” berhasil meraih predikat cerita asli terbaik.

Keberhasilan Widyawati mengondol gelar artis pembantu terbaik tersebut memecah rekor, sebagai artis Indonesia tertua yang pernah meraih artis terbaik tingkat internasional. Di usianya yang telah menginjak 70 tahun, Widyawati masih terus berkarya bagi dunia perfilman. Nama Widyawati mulai melambung saat bermain sebagai Yuli dalam “Pengantin Remaja” (1971) bersama Romi yang diperankan almarhum Sophan Sophiaan. (Ant)

Lihat juga...