Anak WNA Sakit Sepulang dari Cina Dirujuk ke RSMS

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

CILACAP – Anak Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di Kabupaten Cilacap, Senin (27/1/2020) sore dirujuk ke Rumah Sakit Margono Sukardjo (RSMA) Purwokerto. Pasien atas nama LS (29) tersebut mengalami demam, batuk dan pilek serta tubuhnya terasa lemas sepulang dari Cina.

Mengingat sekarang sedang ramai virus corona, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap segera bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap pasien. Pemeriksaan dilakukan di sebuah hotel di Cilacap, tempat keluarga tersebut menginap.

“LS ini warga negara Cina dan ayahnya bekerja di PLTU Karangkandri Cilacap. Keluarga ini baru saja sampai di Cilacap pada Rabu (22/1/2020) dan hari ini yang bersangkutan diketahui sakit, sehingga langsung kita datangkan tim untuk melakukan pemeriksaan,” terang Kepala Dinkes Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi, usai pemeriksaan terhadap pasien, Senin (27/1/2020) sore.

Pemeriksaan terhadap LS dilakukan oleh Tim Penyelidikan Epidemiologi dari Dinkes Kabupaten Cilacap bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas II Cilacap .

Pramesti menekankan, pihaknya belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan terinveksi virus corona atau tidak, sebab jika melihat dari gejalanya, maka bisa dikategorikan termasuk gejala infeksi saluran pernafasan. Sehingga untuk memastikan kondisi pasien, pihaknya menyarankan supaya dirujuk ke RSMS Purwokerto.

“Dari keterangan keluarga, sakitnya LS ini sudah sejak hari Minggu, artinya empat hari sesudah berada di Cilacap. Pasien sudah diberikan obat batuk dan antibiotik, namun kita tetap merekomendasikan untuk dirujuk ke RSMS,” jelasnya.

Terkait kedatangan keluarga LS ke Cilacap, Pramesti menceritakan, ayahnya cuti kerja sejak tanggal 28 Desember 2019 dan kemudian pulang ke China.

Menjelang masa cutinya habis, ayahnya mengajak istrinya ikut ke Cilacap dan anaknya LS pada waktu itu sedang berada di Shanghai.

LS menempuh perjalanan sendiri dan bertemu dengan orang tuanya di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Kemudian mereka meneruskan perjalanan dengan menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Purwokerto pada Rabu (22/1/2020).

“Dari Stasiun Purwokerto ke Cilacap ini, mereka dijemput oleh sopir perusahaan dan langsung menuju ke hotel tempat mereka menginap,” kata Kadinkes.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Humas RSMS Purwokerto, dr. Vero mengatakan, pasien dari Cilacap sudah sampai dan saat ini sudah masuk ke ruang rawat inap.

“Kita butuh waktu untuk melakukan diagnosa pasien, sehingga kita belum bisa memberikan statemen apa pun,” katanya.

Lihat juga...