Angkat Dirut Baru, Anies Berharap TransJakarta Semakin Maju

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Setelah mundurnya direktur utama PT Transportasi Jakarta (PT TransJakarta) Agung Wicaksono, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan mengangkat Donny Andy S. Saragih sebagai direktur utama didasarkan pada pertimbangan untuk mengembangkan PT Transportasi Jakarta agar semakin maju. 

“Dia memiliki latar belakang pengalaman di bidang transportasi. Hampir seluruh pengalaman kariernya di bidang transportasi dan bahkan sempat menjadi wakil ketua Dewan Transportasi Jakarta. Di bidang usaha dia berpengalaman antara lain sebagai direktur operasional PT Eka Sari Lorena Transport, Tbk dan komisaris PT Alfa Omega Transport sejak tahun 2014 sampai sekarang,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Selain itu Anies mengapresiasi kinerja Agung Wicaksono dalam melaksanakan tugasnya yang dinilai telah meletakkan landasan integrasi transportasi publik di Jakarta.

TransJakarta untuk merealisasikan integrasi  dengan angkutan umum lainnya. Integrasi transportasi antarmoda di Jakarta itu diberi nama Jak Lingko dan diterapkan sejak 1 Oktober 2018.

Dia menjelaskan, Agung mulai menjalankan misi integrasi sejak menduduki pucuk pimpinan PT TransJakarta. Di bawah kepemimpinan Agung, kata Anies, TransJakarta mulai terintegrasi dengan MRT Jakarta pada awal 2019.

Bus-bus TransJakarta dioperasikan sebagai bus pengumpan (feeder) MRT Jakarta. Bus yang dioperasikan sebagai feeder MRT merupakan bus reguler Metrotrans maupun bus premium Royaltrans.

“Melalui Jak Lingko, dia sudah mulai mengintegrasikan dengan transportasi berbasis rel seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta dan KRL. Dalam satu tahun kenaikan penumpang meningkat dari 188,98 juta pelanggan menjadi 264,61 juta pelanggan pada tahun 2019,” tuturnya.

Mantan direktur utama Agung Wicaksono (kanan) bersama direktur utama baru, Donny Andy S. Saragih (kiri) usai menyerahkan jabatan petinggi TransJakarta, di Jakarta Pusat. -Foto: Lina Fitria

Kemudian mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap kepada penganti Agung Wicaksono sebagai Dirut Utama TransJakarta dapat mewujudkan transportasi umum massal yang aman dan nyaman serta terjangkau, agar masyarakat Jakarta dapat melakukan perjalanan secara tepat waktu dan memberikan pengaruh terhadap peningkatan perekonomian Jakarta.

“Selain itu kita berharap ke depan integrasi transportasi akan semakin lancar sehingga memudahkan pelanggan untuk berpindah antarmoda serta menjangkau seluruh wilayah Jakarta,” pungkasnya.

Anies pun menerima pengunduran diri Agung Wicaksono dari jabatannya sebagai direktur utama, serta mengangkat Donny Andy S. Saragih sebagai penggantinya.

Berdasarkan Pasal 91 UU 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pemegang saham memiliki kewenangan mengambil keputusan yang mengikat di luar RUPS dengan syarat semua pemegang saham dengan hak suara menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan.

Agung Wicaksono mengundurkan diri lantaran ingin prioritaskan keluarga. Agung mengatakan mundurnya ia merupakan alasan pribadi. Menurutnya, hal ini untuk masa depan Indonesia dan keluarga.

“Karena alasan pribadi untuk kebutuhan keluarga saya, untuk masa depan juga, masa depan Indonesia terutama keluarga saya,” kata Agung.

Agung mengatakan saat ini transportasi publik telah semakin baik. Dia menyebutkan hal ini dengan adanya integrasi antara TransJakarta dan MRT serta TransJakarta dan LRT.

“Pembangunan transportasi publik untuk masa depan kini semakin membaik. Integrasi pertama terjadi antara TransJakarta dan MRT di awal tahun 2019. Dilanjutkan dengan integrasi antara TransJakarta dan LRT berikutnya,” tutupnya.

Lihat juga...