Bamus Betawi Menyoal DPRD DKI Bentuk Pansus Banjir

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Sejumlah Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta membentuk panitia khusus (Pansus) banjir Jakarta. Pansus tersebut bekerja untuk menyelidiki penyebab banjir Jakarta pada awal tahun 2020 lalu. 

Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung mempertanyakan kinerja para anggota dewan selama ini, sehingga harus membentuk Pansus banjir. Menurutnya di Undang-Undang Nomor 10/2016 Pemerintah itu, DPRD dan pemerintah provinsi artinya setiap apa yang dikerjakan harus bersama-sama.

“Kemana saja tuh DPRD (DKI)? dia kemana saja. Artinya apa yang dikerjakan itu harus bersama-sama. Kalau dia mau cari temuan silahkan saja. Kalau sudah ketemu kasih informasi, (Gubernur DKI) Anies ini ada penjagaan, ini musti ada perawatan, ini musti ada perbaikan, begitu. Jangan cari kesalahan orang. Ini enggak baik. Ayo bangun Jakarta bersama-sama,” kata Lulung di temui Cendana News di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020) sore.

Dia pun menilai pembentukan Pansus oleh para anggota DPRD DKI itu dianggap kurang penting. Dia mencontohkan pembentukam Pansus pada kasus Pansus Mikrosel, kata Lulung, yang belum ada surat keputusan (SK) dari Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Mursadi pada tahun 2018.

“Enggak ada kerjaan kalau saya bilang. Enggak ada kerjaan. Pansus Mikrosel, yang merugikan rakyat Jakarta tuh. Tiang-tiang tumbuh. Dulu saya nih ketuanya, kagak di surat keputusanin, karena takut,” ujarnya.

Namun dia mengakui apapun yang diputuskan oleh rekan anggota dewan DPRD DKI. Dia juga masih mempertanyakan apa yang akan dibuat Pansus oleh beberapa fraksi di DPRD DKI.

“Saya menghormati dan menghargai. Tapi apa yang mau di pansusin? Kenapa sih DPR RI enggak mau bikin pansus banjir terhadap Presiden Joko Widodo. Ya kan? Ini mengada-ada,” ungkapnya.

Dia mengimbau kepada seluruh anggota dewan untuk mendukung kebijakan pembangunan Jakarta yang tengah di kerjakan oleh pemerintah provinsi di bawah pimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan sampai masa jabatannya.

“Sekarang begini ya, kalau saya begini menghormati setiap warga negara, teman-teman di DPRD saya hormati. Tapi kamu substansi dong dan punya konten-konten yang memang sangat artinya mendukung pembangunan Jakarta,” katanya.

Sementara, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Mursadi mengatakan belum menerima laporan dari anggotanya dalam pembentukam Pansus banjir yang diklaim didukung oleh tujuh fraksi di DPRD DKI.

Lihat juga...