Banjir Genangi Rumah dan Sawah Warga Desa Bangkoor-Sikka

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Hujan lebat yang  melanda kecamatan Talibura, kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, membuat puluhan rumah warga terendam banjir, demikian pula areal persawahan ikut terendam air.

“Bebeapa rumah terendam banjir sejak Kamis (2/1/2020) malam hingga Senin (6/1/2020) pagi, akibat hujan lebat,” kata Heribertus Alen, warga dusun Nebe A, desa Bangkoor, kecamatan Talibura, kabupaten Sikka, Senin (6/1/2020).

Heribertus mengatakan, banjir yang merendam rumah warga juga diakibatkan air tidak bisa mengalir ke Kali Bangkoor, karena kontraktor yang mengerjakan jembatan menutup aliran air ke kali itu.

Heribertus Alen, warga dusun Nebe A, desa Bangkoor, kecamatan Talibura, kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, saat ditemui Senin (6/1/2020). -Foto: Ebed de Rosary

“Baru tadi pagi dijebol tanggulnya, setelah alat berat tiba, sehingga air dari perumahan warga bisa mengalir ke Kali Bangkoor. Kalau aliran air tidak terhalang, maka tidak terjadi banjir besar dan menggenangi rumah warga,” tuturnya.

Heribertus menyebutkan, selain menggenangi rumah warga, banjir juga menggenangi areal persawahan yang sudah ditanami padi seluas kurang lebih 3 hektare, di sebelah barat jembatan Bangkoor.

“Kalau yang berada persis di sebelah selatan jalan arealnya belum ditanami padi, karena tergenang air. Biasanya setiap tahun sering tempat kami terendam, karena air dari Kali sering meluap,” terangnya.

Menurutnya, rumah yang terendam parah ada tiga, air masuk ke dalam rumah dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter, sementara beberapa rumah lainnya air hanya menggenang di halaman.

“Hanya tiga rumah di dusun Nebe A yang terendam banjir parah, sementara yang lainnya berpotensi terendam banjir, kalau terjadi hujan lebat lagi,” ungkapnya.

Heribertus berharap, pihak kontraktor membuka jalur air ke Kali di samping jembatan Bangkoor, agar air banjir bisa mengalir ke Kali Bangkoor, sehingga rumah warga tidak terlalu lama terendam.

Yulens Siswanto, kepala seksi kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka, menyebutkan, untuk desa Bangkoor jumlah rumah yang terendam banjir sebanyak 25 rumah akibat hujan lebat.

“Kami sudah turun ke lokasi untuk  mengecek kondisinya serta mengambil data dari pemerintah desa, agar bisa memberikan bantuan terhadap korban bencana,” ujarnya.

Selain itu, tambah Yulens, desa Hoder di kecamatan Waigete ada 25 rumah yang terkena dampak banjir akibat hujan lebat yang menyebabkan air mengalir dari pegunungan dan menggenangi rumah warga dan kebun.

Lihat juga...