Baznas Salurkan Dana Korban Banjir Rp5 Miliar

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut membantu warga terdampak banjir dengan menganggarkan dana sebesar Rp5 miliar. Direktur Umum Baznas, Arifin Purwakananta, mengatakan, hujan yang mendera Jakarta dan sekitarnya pada malam pergantian 2020, mengakibatkan banjir dan banyak  warga Jabodetabek yang terdampak.

Baznas turut membantu korban banjir dengan telah mendistribusikan bantuan logistik kepada korban banjir di beberapa titik di Jabodetabek.

Di tempat pengungsian, Baznas juga menyediakan layanan medis bagi para korban banjir. Juga membuat dapur umum untuk memudahkan tim Baznas memasak makanan bagi pengungsi.

Untuk bantuan awal pascabanjir, Baznas juga  menyalurkan bantuan berupa alat-alat kebersihan.

“Ada lima titik yang kita kelola, salah satunya di Kampung Pulo, Jakarta Timur, sebanyak 2.000 warga telah kami bantu. Di Pengadegan, Jakarta Selatan ada 500 warga, dan juga warga di titik lainnya,” kata Arifin, kepada Cendana News di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Menurutnya, pihaknya juga telah menerjunkan satuan Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang terdiri dari tiga tim untuk membantu evakuasi korban banjir di Lebak Banten.

Tiga tim itu terdiri dari BTB Pusat, BTB Banten dan BTB Timika. Mereka bersinergi untuk mengevakuasi dan perpindahan korban banjir menuju tempat pengungsian.

Evakuasi korban dilakukan melalui jalur darat dengan berjalan jaki dan sepeda motor. Ada juga melalui sungai dengan menggunakan dan perahu karet.

BTP ini, jelas dia, merupakan unit kerja dari bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, yang bertugas mengurangi dampak bencana, yang dapat mengakibatkan kemiskinan.

Ada pun total dana yang digelontorkan Baznas dalam membantu korban banjir  sebesar Rp5 miliar, yang disebarkan di beberapa titik.

“Baznas menganggarkan bantuan untuk banjir di wilayah Jabodetabek, Banten dan Jawa Barat sebesar Rp5 miliar,” ujar Arifin.

Selain dana yang dianggarkan, menurutnya banyak juga masyarakat dan perusahaan yang membantu korban banjir dengan penyalurannya melalui Baznas.

“Kami belum menghitung, tapi sekiranya sudah Rp2 miliar masyarakat membantu ke Baznas. Sedangkan Baznas sendiri menganggarkan Rp5 miliar,” tandasnya.

Meskipun curah hujan sudah mereda, Baznas tetap siaga untuk terus membantu warga yang daerahnya riskan dilanda banjir. Apalagi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan masih akan terus melanda wilayah Jakarta dan lainnya. Sehingga masyarakat diimbau untuk selalu waspada.

“Kalau ditanya sampai kapan bantuannya, kami selalu siaga. Karena info dari BMKG hujan belum berhenti, jadi kami terus siaga. Mudah-mudahan pukulan hujan seperti yang tanggal 1 Januari tidak terjadi lagi, sehingga bisa recovery,” pungkasnya.

Lihat juga...