Bea Cukai Jayapura Gagalkan Penyelundupan Vanili dan Ganja dari PNG

Kepala Kanwil Bea Cukai Papua dan Papua Barat, Rofiq, saat beri keterangan terkait kasus vanili dan ganja yang diselundupkan dari PNG, Sabtu (25/1/2020) – Foto Ant

JAYAPURA – Tim Surveillance Bea Cukai Jayapura menggagalkan penyelundupan vanili dan ganja asal Papua Nugini (PNG). Penyelundupan tersebut dilakukan melalui laut.

Kepala Kanwil Bea Cukai Papua dan Papua Barat, Rofiq menyebut, jajarannya berhasil menggagalkan penyelundupan vanili dan ganja asal PNG. Barang terlarang tersebut dibawa melalui jalur laut, setelah perahu motor yang digunakan sandar di Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (24/1/2020).

Awalnya, kata Rofiq yang didampingi Kepala Bea Cukai Jayapura, Albert Simorangkir, dan pejabat TNI-Polri, petugas mengamankan vanili sebanyak 46,4 kilogram yang disimpan di dalam tiga tas. Kemudian saat melakukan penyisiran di sekitar TKP, ditemukan satu tas kecil di kolong mobil pick up yang ternyata berisi ganja yang sudah dikemas di dalam enam bungkus plastik seberat 332,3 gram.

Selain mengamankan vanili dan ganja, petugas juga mengamankan lima warga negara PNG, LA (20 th), AK (32 th), LA (54 th), FR(54 th) dan AM (45 th). Kelima tersangka beserta barang bukti berupa ganja akan diserahkan ke Polres Jayapura Kota untuk diproses lebih lanjut. “Vanili diserahkan ke Karantina Pertanian Jayapura untuk dimusnahkan,” kata Rofiq. (Ant)

Lihat juga...