Bendung Koja, Wisata Mancing Gratis di Jatiasih

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Bendung Koja, di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, berbatasan langsung dengan Desa Bojongkulur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi alternatif liburan dan spot memancing. 

Minimnya tempat wisata alam di Kota Bekasi, menjadi alasan mereka untuk ke Bendung Koja, menikmati suasana alam dipadu dengan gemericik aliran sungai.

Bendung Koja memiliki areal luas, menjadi waduk bendung yang dibuat oleh Binamarga dan tata air, posisinya dikelilingi pohon rindang berlokasi persis di wilayah aliran Sungai Cikeas.

Nasi memancing bersama cucunya menghabiskan akhir pekan di lokasi danau Bendung Koja, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (19/1/2020). –Foto: M Amin

“Adem di sini, apa lagi menjelang sore banyak yang datang membawa pancing. Kami setiap akhir pekan biasa mancing bersama keluarga,” ujar Wahyu, Warga Pedurenan, Minggu (19/1/2020).

Wahyu sengaja membawa anak dan istrinya ke Bendung Koja. Mereka juga membawa berbagai persiapan, seperti minuman dan makanan. Untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga dengan mancing di alam bebas.

Menurutnya, Bendung Koja saat ini menjadi tempat liburan bagi penghobi mancing. Karena kalau ke tempat kolam pemancingan, arealnya terbatas dan sepertinya sempit.

Berbeda dengan danau di Bendung Koja, selain luas lokasinya masih adem.

“Kalau mau belajar mancing di sini bagus, karena ikannya banyak dan ada beberapa jenis ikan seperti ikan mujair, mas dan patin,” ucapnya.

Pak Nadi, mengakui hampir setiap akhir pekan memancing dan menikmati suasana alam di Danau Bendung Koja. Dia biasa memancing membawa cucunya dari siang hingga sore.

“Mau ke mana lagi, tempat liburan alam di Kota Bekasi ini. Yang ada ya ke mall, itu harus berbayar. Di sini bisa menikmati suasana alam dan gratis,”ujar Nadi.

Pantauan Cendana News, yang datang mancing di danau Bendung Koja berasal dari beragam kalangan. Selain mancing, ada juga mereka yang membawa senapan berburu berbagai jenis binatang air.

Bahkan, tidak sedikit mereka mancing di aliran sungai Cikeas yang debitnya sudah naik setelah memasuki musim penghujan. Satu orang bisa membawa lima pancing dan mereka mancing hingga malam.

“Di sini ramainya kalau sore, bisa sampai malam mereka mancing. Nyamuk kan gak ada di sini, karena anginnya kenceng,” ujar Anto, pemilik satu satunya warung di areal tersebut.

Lihat juga...