Budidaya Cacing, Perawatan Seadanya Hasil Menguntungkan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Budidaya cacing, menjadi kerjaan sampingan Holan, di Kampung Ciketing Asem, Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, memberikan keuntungan tersendiri.

“Kalo pas panen cacing dijual hasilnya bisa untuk apa saja, tanpa memikirkan beli pakan dan lainnya. Uang itu utuh untuk kita, tanpa memikirkan modal lagi,” ujar Holan kepada Cendana News, Senin (27/1/2020).

Dikatakan berbeda ketika budidaya yang lainnya seperti ternak puyuh. Ketika panen, maka hasilnya harus disisihkan untuk membeli pakan, atau lainnya. Kalo cacing hasilnya utuh untuk keperluan kita.

Menurut Holan, untuk pakan cacing pun tidak setiap hari karena cacing hanya butuh kelembaban tempat seperti median tanah dicampur dengan batang pohon pisang yang sudah dicacah dan rumput bersama median lain yang diambil di pasar atau tempat pembuangan sampah. Semua itu tidak beli.

Holan warga Kampung Ciketing Asem, Mustika Jaya, Kota Bekasi, menunjukkan median budidaya Anek jenis cacing. Ternak cacing jadi kerjaan sampingan nya yang memberi hasil maksimal tanpa biaya perawatan atau lainnya. Senin (27/1/2020). -Foto: M. Amin

Namun demikian, Holan mengatakan cacing yang diternaknya bukan cacing yang biasa di dapat di belakang rumah atau lainnya. Tetapi cacing khusus, bibitnya pun beli seperti cacing jenis Anc, LR dan Tiger. Cacing tersebut biasanya untuk kebutuhan pakan ikan, burung atau obat.

“Budidaya cacing ini tidak ada kesulitannya, tempatnya pun bisa dari kotak biasa di lapisi bekas karung atau lainnya. Setelah bibit cacing diletakkan dua bulan kemudian sudah bisa panen,” ujarnya.

Holan mengaku, jika setiap panen dua bulan sekali dari bibit seberat 5 kg, maka bisa memanen dua kali lipat dari bibit yang diletakkan pertama. Saat panen selalu disisakan untuk berkembang lagi. Sehingga tidak lagi membeli bibit baru.

Dalam mempermudah panen, Holan sengaja memisah jenis cacing yang diternaknya dengan kotak-kotak yang sudah disediakan di belakang rumahnya.

Pemasarannya pun sangat mudah, karena di Bekasi budidaya cacing sangat terbatas sementara kebutuhan banyak. Untuk harga jual per kilo bisa mencapai Rp45 ribu. Holan mengaku sudah ada tempat khusus menjual cacing.

“Saya suka ternak cacing ini, karena gratis, misalkan panen sejuta memang full untuk kita. Kalo yang lain masih mikirin beli bibit lagi atau pakan,” pungkasnya.

Lihat juga...