Bupati Minta Pelaku Pariwisata Gianyar Berinovasi

Editor: Makmun Hidayat

GIANYAR — Bupati Gianyar, Made Mahayastra, meminta kepada para pelaku pariwisata Gianyar terus melakukan inovasi dan meninggalkan pola promosi yang lama untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan. 

Menurutnya, dalam industri pariwisata saat ini kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan promosi lewat brosur atau website semata. Promosi yang paling penting adalah bagaimana bisa menciptakan suasana, sehingga para wisatawan mampu menjadi perpanjangan tangan untuk mempromosikan pariwisata di negara asalnya masing-masing.

“Kita tidak bisa lagi membodoh-bodohi turis, pelaku pariwisata harus mampu menunjukkan suasana seperti yang mereka promosikan dalam brosur atau website. Rekomendasi teman jauh lebih ampuh dari brosur, inilah yang menjadi tugas berat BPPD yang baru dilantik,” tegas Bupati Gianyar Made Mahayastra, saat pengukuhan dan pelantikan Badan Promosi Pariwisata Daerah( BPPD), yang dirangkai dengan launching website Ekonomi Kreatif Kabupaten Gianyar, di Ruang Sidang Utama kantor Bupati Gianyar, Rabu (15/1/2020).

Bupati Mahayastra menambahkan, hari ini merupakan hari yang bersejarah dimana baru pertama kali Kabupaten Gianyar yang dikenal sebagai sebagai daerah pariwisata budaya, mengukuhkan dan meresmikan Badan Promosi Pariwisata Daerah atau BPPD. Bupati Mahayastra menaruh harapan besar pada pengurus BPPD, mengingat dari segi usia mereka masih muda dan memang ahli di bidangnya masing-masing.

“ Mudah-mudahan dengan tenaga yang muda-muda industri pariwisata di Gianyar makin menggeliat, apalagi mereka semua adalah praktisi di dunia pariwisata, saya harap mereka bisa mengawal masyarakat mencitrakan pariwisata di Gianyar hingga lebih luas lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BPPD Bali, Tjokorda Arta Ardha Sukawati menegaskan, bahwa saat ini orientasi industri wisata trennya sudah bergeser. Jika dulu para turis diperlakukan bak raja, diservis secara berlebihan, namun kini tren telah bergeser. Para tamu lebih memilih mendekatkan pada pengalaman.

Misalnya, sebagian besar turis tidak lagi berorientasi pada hotel berbintang untuk menginap, namun mereka lebih memilih menginap di hotel yang mana lokasi mampu memberikan mereka pengalaman yang berbeda. Ini akan menjadi kenang-kenangan selama mereka berlibur, dan tentu saja pengalaman ini mereka ceritakan pada teman, kerabat di negara asalnya.

“ Promosi gratis inilah yang paling penting dan efisien,” tegasnya.

Dirinya berharap serta menaruh apresiasi tinggi pada Bupati Gianyar Made Mahayastra. Karena Gianyar telah mampu membentuk dan mengukuhkan pengurus BPPD.

“Semoga apa yang dilakukan Kab.Gianyar mampu memberikan inspirasi bagi kabupaten-kabupaten lainnya di Bali yang belum membentuk BPPD,” tandasnya.

Lihat juga...