Dinas Pariwisata DKI Bidik Pasar Negara Tetangga

Wisatawan mancanegara (Wisman) beraktivitas di kawasan Kota Tua, Jakarta– Foto Ant

JAKARTA – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi DKI Jakarta, fokus menggarap pasar negara tetangga. Hal itu memperhitungkan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Ibu Kota anjlok dalam lima bulan terakhir.

Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, pihaknya akan fokus pada pasar, produk dan promosi, khususnya pasar-pasar potensial. “Paling sederhana, kita menyasar negara-negara Asean dan timur tengah, belum lagi negara-negara Eropa dan pasar domestik,” kata Cucu, usai dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu (8/1/2020).

Dinas Parekraf akan membangun kolaborasi dengan dunia usaha, seperti perhotelan, restoran hingga travel, untuk bersama-sama meningkatkan kunjungan wisatawan di Jakarta. Selain itu, juga diagendakan memperbanyak kegiatan skala internasional di Jakarta.

Termasuk kegiatan olahraga internasional. Salah satunya Formula E, yang sudah ditetapkan sebagai Kegiatan Strategis Daerah (KSD). “Alhamdulillah, saya pernah ditempatkan di Kepulauan Seribu dan banyak program yang bisa dipoles kembali untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” tambah Cucu.

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat, terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sejak Agustus 2019 di Ibu Kota. Tercatat terjadi penurunan menjadi 253 ribu, dari 268 ribu di Juli 2019. Jumlah itu terus menurun, dan di September 2019 hanya sebanyaj 213 ribu, di Oktober 2019 sebanyak 189 ribu, dan di November 2019 sebanyak 185 ribu. (Ant)

Lihat juga...