Forum PAUD Trirenggo Apresiasi Bantuan Damandiri

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Pengurus Forum PAUD Desa Trirenggo, yang juga kepala sekolah Kelompok Belajar Anak (KBA) Averroes, Purwanti, mengapresiasi setinggi-tingginya upaya yang dilakukan Yayasan Damandiri, dalam meningkatkan kualitas pendidikan usia dini di wilayahnya. 

Menurutnya, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari yang dijalankan sejak beberapa tahun terakhir, Yayasan Damandiri telah banyak membantu pengembangan PAUD di desanya. Hal tersebut antara lain, dengan banyaknya bantuan yang diberikan mulai dari sarana prasarana, seperti Alat Peraga Edukatif (APE) indoor maupun outdoor, hingga pelatihan bagi seluruh guru-guru PAUD dan TK. 

Pengurus Forum PAUD Trirenggo, yang juga Kepala Sekolah Kelompok Belajar Anak (KBA) Averroes, Purwanti, saat ditemui, Selasa (21/01/2020). –Foto: Jatmika H Kusmargana

“Kita sangat berterima kasih atas kepedulian Yayasan Damandiri yang sangat tinggi dalam memajukan PAUD di Trirenggo ini. Tanpa dukungan dari Yayasan Damandiri, mungkin PAUD di wilayah Trirenggo tidak semaju saat ini,” ujarnya, kepada Cendana News, Selasa (21/01/2019). 

Sejak menjalankan program pada 2017, kata Purwanti, Yayasan Damandiri telah membantu sedikitnya 16 PAUD dan 12 TK di Desa Trirenggo. Bantuan diberikan dalam berbagai macam kebutuhan sarana-prasarana PAUD/TK. Mulai dari APE Indoor, APE Outdoor, soundsystem, alat tulis hingga berbagai kebutuhan lainnya. 

“Bantuan dari Yayasan Damandiri diberikan secara kontinyu setiap tahun. Terakhir pada 2019, ada enam PAUD yang menerima bantuan APE indoor. Khususnya, PAUD rintisan yang masih kekurangan sarana pendukung proses pembelajaran tersebut,” ungkapnya. 

Tak hanya memberikan bantuan sarana-prasarana, Yayasan Damandiri juga secara kontinyu berupaya meningkatkan kualitas SDM tenaga pendidik PAUD di wilayah Desa Trirenggo. Yakni, dengan menggelar diklat pelatihan dasar bagi sekitar 150 guru PAUD/TK yang tersebar di puluhan sekolah. 

“Pelatihan ini penting untuk meningkatkan kompetensi guru-guru PAUD. Agar ilmu dan keterampilan mereka dalam mengajar makin terasah. Selain juga agar para guru makin tahu apa yang perlu diberikan ke anak. Karena belum semua guru PAUD di wilayah Trirenggo ini pernah mengikuti pelatihan tingkat dasar,” katanya. 

Lihat juga...