Hamilton dan Mercedes Belum Membahas Perpanjangan Kontrak

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, di Sirkuit Yas Marina, jelang Grand Prix Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (1/12/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Juara dunia Formula 1 enam kali, Lewis Hamilton belum membuka pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Mercedes. Kontrak Hamilton dengan Mercedes selesai akhir tahun ini.

Hal itu diungkapkan Hamilton, di tengah spekulasi kedua pihak terkendala soal besaran gaji. Pebalap berusia 35 asal Britania Raya itu membantah spekulasi media itu, lewat unggahan di Instagram yang kemudian dihapus. “FYI Toto dan aku belum bicara soal kontrak. Belum ada yang dibahas saat ini, surat kabar itu mengarang cerita,” tandasnya, Kamis (30/1/2020).

Media di Italia mengatakan, Hamilton meminta bayaran 60 juta dolar AS atau sekitar Rp822 miliar per tahun. Sementara itu disebut-sebut, hanya Ferrari yang mau dan mampu membayar gaji sebesar itu untuk pebalap. Sementara itu Ferrari mengatakan, tahun lalu bosnya, John Elkann, telah bertemu dengan Hamilton secara tak formal. Hal itu memicu munculnya spekulasi soal kemungkinan pindahnya sang pebalap ke tim asal Italia itu.

Masa depan Hamilton menjadi perhatian, setelah Ferrari pada bulan lalu menyatakan komitmennya mengontrak pebalap muda asal Monako Charles Leclerc. Sedangkan Red Bull mengamankan Max Verstappen untuk empat tahun ke depan.

Ke-dua pebalap muda itu dipandang sebagai penerus Hamilton, dan perpanjangan kontrak mereka menandai masa depan kedua tim tersebut. Hal itu membuat kecil kemungkinan Hamilton pindah dari Mercedes. Hamilton bergabung dengan Mercedes setelah meninggalkan McLaren pada 2012.

Bersama rekan satu tim, Valtteri Bottas, Hamilton pernah mengatakan jika pindah dari tim itu akan menjadi keputusan yang tak mudah. Sementara Mercedes ingin Hamilton tinggal, tapi situasi saat ini diliputi ketidakjelasan soal masa depan Toto Wolff, dan komitmen pabrikan asal Jerman itu di ajang balapan jet darat yang telah didominasinya selama enam tahun terakhir.

Ole Kaellenius, chief executive dari perusahaan induk Daimler mengatakan, Mercedes tidak akan meninggalkan Formula 1. Hal itu menjadi respon dari laporan jika masalah tersebut akan dibahas di rapat dewan direksi selanjutnya. Mercedes akan meluncurkan mobil baru mereka untuk musim balapan 2020 pada 14 Februari, lima hari sebelum tes pramusim digelar di Barcelona.

Melbourne akan membuka musim balapan tahun ini pada 15 Maret di saat Hamilton mengejar sejumlah rekor Formula 1, termasuk capaian 91 kemenangan Michael Schumacher dan tujuh gelar juara dunianya. (Ant)

Lihat juga...