Hari Jadi ke-3 PPKRN Terus Banggakan Bangsa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Purna Pasma Kirab Remaja Nasional (PPKRN) kini tepat memasuki hari jadi ke-3. Perayaan tersebut digelar secara sederhana oleh pengurus dan undangan di gedung Granadi, Kuningan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Kirab Remaja Nasional sendiri sudah ada sejak tahun 1990 yang diinisiasi langsung oleh Siti Hardijanti Rukmana atau akrab pula disapa Mbak Tutut Soeharto, khusus untuk melibatkan remaja berkiprah dalam kegiatan pembangunan nasional.

PPKRN sendiri hadir untuk mendorong kesuksesan program Kirab Remaja Nasional melalui berbagai kegiatan sosial dan lainnya yang terus digaungkan dalam tiga tahun terakhir ini.

Wakil Ketua PPKRN, Lalu Mardinata, menerima laporan kegiatan Kirab Remaja Nasional di Solo pada November 2019 lalu di Hari Jadi ke -3 PPKRN di Gedung Granadi, Kuningan Jakarta, Kamis (23/1/2020) – Foto: Muhammad Amin

“Kirab Remaja Nasional sudah hadir sejak 30 tahun lalu, tetapi kepengurusan PPKRN baru terjalin dalam acara silaturahmi pertama di tahun 2017 hingga menyepakati adanya Purna Pasma Kirab Remaja Nasional untuk mendorong peran remaja bisa berkiprah di kancah nasional,” ujar Lalu Martadinata, Wakil Ketua Umum PPKRN kepada Cendana News, Kamis (23/1/2020).

Dikatakan bahwa hasil musyawarah seluruh pengurus menyepakati hari jadi PPKRN bersamaan dengan hari lahir Bunda Tutut Soeharto, demikian panggilan dalam organisasi kirab. Hari jadi PPKRN sebagai ikon Bunda Tutut Soeharto dalam melahirkan Kirab Remaja sebagai pengawal generasi muda bangsa.

Hari jadi ketiga tersebut, PPKRN mengambil tema “Samakan Langkah, Banggakan Bangsa.” Melalui silaturahmi di hari jadi tersebut menjadi ajang PPKRN dalam memperkokoh soliditas di internal organisasi kirab remaja.

“Bunda Siti Hardijanti Rukmana, hari ini berulang tahun ke-71, kami juga berkumpul untuk mendoakan agar beliau sehat selalu dan terus memberi manfaat bagi orang banyak, nusa dan bangsa tentunya,” papar Lalu.

Sekretaris Umum PPKRN, Mul Irawan, menambahkan bahwa bertepatan di hari jadi ketiga PPKRN tersebut ada tiga kegiatan yang telah dilaksanakan. Misalnya, kegiatan laporan panitia silaturahmi nasional, yang diselenggarakan 7-10 November 2019 di Solo.

Acara Kirab di Solo imbuhnya, melibatkan banyak panitia baik dari DPP dan DPD. Sehingga laporan kegiatan dari daerah harus dibuat dilanjutkan ke DPD dan DPP.

“Hari ini semua laporan kegiatan selesai dan akan membuat laporan kegiatan juga ke Bunda Tutut, setelah pembubaran panitia,” paparnya.

Dia juga menyampaikan program PPKRN ke depan akan terus melakukan kegiatan kepemudaan melalui bakti sosial sebagai kegiatan Kirab Remaja Nasional di beberapa daerah. Untuk tahun 2020 ini sudah terencana dua titik daerah melakukan kegiatan kirab remaja nasional.

Diketahui berbagai program melalui bakti sosial sudah dilaksanakan PPKRN bersama beberapa Yayasan Ibu Tien Soeharto dalam membantu korban bencana alam di berbagai daerah Indonesia. PPKRN sendiri tidak menutup kemungkinan bekerjasama dengan organisasi kepemudaan lainnya atau pemerintahan.

Peringatan hari jadi ketiga tersebut juga turut dihadiri Muhammad Yarman, Sekretaris Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soeharto. Ia mengingatkan agar PPKRN terus meningkatkan kepedulian kepada sesama terutama ketika musibah.

“Ke depan siapa pun mendapat informasi segera dikomunikasikan untuk dipertimbangkan membantu. YDGRK Siti Hartinah Soeharto dan PPKRN di masa yang akan datang harus terus ditingkatkan dalam hal bakti sosial,”ujarnya.

Yarman juga berharap ke depan bisa direncanakan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi orang banyak. Tentu bisa juga memberi manfaat bagi Mbak Tutut Soeharto.

“Selamat hari jadi ketiga PPKRN, semoga terus berkiprah bagi bangsa,” tutup Yarman.

Lihat juga...