Kongres PSSI Ajang Pemaparan Persiapan Piala Dunia U-20

JAKARTA — Wakil Ketua Umum PSSI Mayjen TNI Cucu Somantri menyebut, kongres tahunan PSSI pada 25 Januari 2020 di Bali akan menjadi ajang pemaparan persiapan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

“Di dalam kongres akan dilaporkan soal persiapan Piala Dunia U-20, bagaimana kerja samanya, penyebutan nama kepanitiaan Piala Dunia U-20 dan lain-lain,” ujar Cucu di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Menurut Cucu, hal itulah yang membuat pihaknya mengupayakan agar instruksi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada PSSI yang dituangkan dalam rapat koordinasi Piala Dunia U-20 pada Rabu (8/1) di Gedung Kemenpora, Jakarta, dijalankan secara maksimal dan, jika memungkinkan, bisa diselesaikan sebelum kongres.

Dalam rapat tersebut, yang juga diikuti Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR dan beberapa lembaga negara lain, PSSI diminta untuk menuntaskan setidak-tidaknya lima tugas terkait persiapan Piala Dunia U-20.

Pertama, PSSI diminta untuk mengirimkan nama baku untuk kepanitiaan Piala Dunia U-20 2021, seperti INASGOC di Asian Games 2018.

Kedua, PSSI diperintahkan diberikan tanggung jawab sebagai panitia pelaksana yang menjadi kepanitiaan besar di bawah Menpora Zainudin Amali sebagai penanggung jawab dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai pengarah.

Ketiga, PSSI diminta untuk menyerahkan rencana anggaran biaya (RAB) dan “Master Plan Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021”.

Keempat, menginstruksikan PSSI agar segera berkoordinasi dengan FIFA terkait hasil inspeksi stadion, lapangan dan sejumlah lokasi untuk Piala Dunia U-20 yang dilakukan bersama Kementerian PUPR.

Kelima, PSSI disarankan untuk mencari dana sponsor internasional dan domestik untuk Piala Dunia U-20.

“Kami mengupayakan sebelum kongres semua sudah siap,” tutur Cucu.

Kongres tahunan PSSI yang nantinya turut mengundang Kemenpora, KONI, serta perwakilan FIFA atau AFC dipastikan berlangsung di Bali pada 25 Januari 2020, meski belum ditentukan tempatnya secara rinci.

Kongres tersebut akan dihadiri oleh 86 voter yang terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, Asosiasi Sepak bola Wanita dan satu Asosiasi Futsal (FFI).

“Kami telah melakukan persiapan dan koordinasi dengan baik pada seluruh bidang. Kami sudah inspeksi tempat Kongres,” tutur Cucu. (Ant)

Lihat juga...