Korban Banjir Terharu, Terima Bantuan YDGRK Siti Hartinah Soeharto

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Perhatian dari Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soeharto, terhadap korban banjir di Jabodetabek mendapat sambutan antusias dari masyarakat. 

Hal tersebut terlihat dari penyaluran bantuan kemanusiaan di wilayah Jalan Surabaya Timur DKI Jakarta dan Wisma Tajur Ciledug Tangerang, Banten. Korban penerima bantuan terharu saat menerima bantuan dari YDGRK Siti Hartinah Soeharto.

“Sambutan warga baik di Jakarta ataupun di Tangerang, Banten, sangat antusias. Mereka korban banjir menerimanya dengan penuh haru atas perhatian kemanusiaan dari YDGRK Siti Hartinah Soeharto,” ungkap Ali Wathon, staf YDGRK Siti Hartinah Soeharto, Kamis (9/1/2020).

Bantuan kemanusian yang disalurkan oleh YDGRK Siti Hartinah Soeharto, tersebut disalurkan secara serentak di beberapa wilayah terdampak banjir seperti Kabupaten Bogor di Villa Nusa Indah Tiga, Kota Bekasi di dua lokasi Pekayon Jaya dan Kota Baru, DKI Jakarta di Jalan Surabaya Timur dan Kompel Wisma Tajur Ciledug Tangerang, Banten.

Ali Wathon mengatakan untuk DKI Jakarta dan Ciledug Banten, bantuan kemanusiaan langsung diserahkan kepada pengurus RT atau RW yang sebelumnya sudah diinformasikan. Bantuan langsung disusun rapi dalam paket kardus yang berisikan sembako, seperti beras 5 kg, minyak goreng 2 kg, air mineral dan biskuit.

“Warga terharu mengenang jasa Bapak Soeharto Presiden kedua RI saat disampaikan kepada warga bahwa bantuan ini dari Ibu Tutut (Siti Hardijanti Rukmana) putri mendiang Bapak Soeharto,” tukasnya.

Pengurus YDGRK Siti Hartinah Soeharto saat serah terima bantuan kepada Ketua RW di Jalan Surabaya Timur, DKI Jakarta, Kamis (9/1/2020). -Foto: M. Amin

Menurut Ali, warga korban banjir banyak mengaku belum pernah mendapat bantuan satu paket seperti yang diberikan YDGRK Siti Hartinah Soeharto. Warga korban banjir mengira bantuan hanya satu jenis seperti gula atau beras saja, setelah dijelaskan isinya dalam satu paket terdiri dari lima item warga terlihat senang.

Penyaluran bantuan di dua tempat seperti DKI Jakarta dan DKI menyasar lokasi yang tidak terjangkau oleh Posko dan memastikan warga memang benar-benar membutuhkan bantuan.

Diketahui banjir menerjang komplek Wisma Tajur di Ciledug memasuki tahun 2020 mencapai tiga meteran. Banjir itu tersebut terjadi dadakan dan langsung mencapai dua meter. Sehingga banyak barang warga tidak terselamatkan.

“Disini banyak barang warga yang terbawa banjir, karena banjir langsung dua meter. Ada ratusan motor direndam banjir, dan kendaraan roda emapt ada sekira 26 unit terendam,” ujar Sarmin, Ketua RT di Komplek Wisma Tajur.

Dia juga mengaku berterimakasih atas bantuan paket sembako dari YDGRK Siti Hartinah Soeharto. Bantuan tersebut, imbuhnya, cukup banyak dan sangat membantu warga yang butuh.

“Kami sudah banyak bantuan sebenarnya untuk makanan tetapi tidak seperti apa yang diberikan YDGRK Siti Hartinah Soeharto ini. Langsung lengkap, biasanya tiap warga diberi bantuan dari posko dua indomie atau lainnya tidak paket seperti ini,” tukasnya.

Lihat juga...