Layani Libur Imlek ASDP Bakauheni Siagakan 69 Kapal

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Layani libur Imlek, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni siagakan 69 unit kapal roll on roll off (Roro).

Saifulail Maslul, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyebut kapal yang disiagakan melayani lintas Pelabuhan Bakauheni-Merak. Operasional kapal disiapkan seperti pada libur biasa tanpa ada persiapan khusus.

Ia menyebut libur Imlek pada Sabtu 24 Januari 2020 bertepatan dengan akhir pekan dioperasikan sebanyak rata rata 27 hingga 32 unit kapal. Kapal yang dioperasikan melayani 5 dermaga reguler dan 1 dermaga eksekutif. Rata rata dalam satu hari perjalanan kapal (trip) mencapai 80 hingga 90 trip dan akan ditambah menyesuaikan kebutuhan.

Saifulail Maslul, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni saat ditemui di kantornya, Jumat (24/1/2020). -Foto: Henk Widi

Pelayanan bagi pengguna jasa yang akan naik ke kapal menurutnya disiapkan loket pembelian tiket yang cukup. Loket yang disiapkan meliputi sebanyak 8 unit loket kendaraan roda empat, 1 unit loket kendaraan roda dua di dermaga reguler. Selain itu bagi pengguna jasa yang akan memakai dermaga eksekutif disediakan 2 loket kendaraan roda empat. Sebanyak 10 loket penjualan tiket pejalan kaki disiapkan di dermaga reguler dan 5 loket di dermaga eksekutif.

“Loket penumpang pejalan kaki yang disediakan sudah memakai sistem nontunai dan pembelian secara mandiri,petugas akan membantu mengarahkan penggunaan uang elektronik,” terang Saifulail Maslul saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (24/1/2020).

Kepada pengguna jasa ia berpesan agar menyiapkan saldo yang cukup karena pembelian memakai vending machine. Saldo yang kurang pada uang elektronik menurutnya bisa dibeli pada lokasi pengisian ulang (top up) yang disediakan tepat di depan loket pembelian tiket. Bagi pembeli tiket secara rombongan ia menyebut bisa menggunakan satu kartu uang elektronik.

Penggunaan data dengan identitas sebagai manifest penumpang dilakukan menggunakan KTP elektronik. Kepada pengguna jasa yang akan menyeberang dianjurkan membawa identitas. Sebab pendataan manifest penumpang berbasis KTP elektronik akan terbaca melalui vending machine.

Pada liburan Imlek ia menyebut tidak ada penambahan vending machine seperti pada saat libur Natal dan Tahun Baru. “Antisipasi lonjakan penumpang pejalan kaki tidak dilakukan penambahan vending machine karena alat yang ada dipastikan mencukupi,” bebernya.

Pembelian tiket menurutnya dilayani secara langsung saat pengguna jasa tiba di Pelabuhan Bakauheni. Namun pembelian tiket secara online tetap dilayani memudahkan pemesanan. Pemesanan tiket secara online dilakukan untuk menghindari antrian selama membeli tiket. Pembelian tiket online bisa dilakukan pada dermaga eksekutif.

Warsa, Ketua DPC Gapasdap Bakauheni Lampung Selatan saat ditemui Cendana News di dermaga dua Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Jumat (24/1/2020). -Foto: Henk Widi

Antisipasi lonjakan pengguna jasa saat libur Imlek juga dilakukan oleh Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap). Warsa, ketua DPC Gapasdap Bakauheni menyebut libur Imlek tahun ini diprediksi tidak akan mengalami kenaikan signifikan. Sebab libur Imlek bertepatan dengan libur akhir pekan sehingga 27 hingg 32 kapal dipastikan mampu melayani pengguna jasa.

“Jika libur pada hari Jumat atau Senin diprediksi akan ada lonjakan karena waktu libur lebih lama, tapi Imlek tahun ini lebih pendek,” papar Warsa.

Meski lonjakan pengguna jasa tidak naik signifikan namun Gapasdap memastikan semua operator kapal disiapkan. Kapal kapal reguler yang disediakan, menurut Warsa, merupakan kapal berukuran minimal 5000 gross ton. Selain mengoperasikan kapal besar waktu tempuh perjalanan kapal lebih cepat. Sebab di dermaga eksekutif yang dilayani sebanyak 4 kapal hanya menempuh waktu perjalanan selama satu jam.

Selain melayani libur Imlek, Gapasdap menyebut telah mempersiapkan pemberlakuan larangan kendaraan over dimension and over loading (ODOL). Larangan tersebut efektif akan diberlakukan pada 1 Februari 2020 mendatang. Sebagian pemilik usaha ekspedisi menurutnya dianjurkan memperhatikan ukuran dan muatan kendaraan.

Lihat juga...