Mbak Tutut Diminta Terus Berkarya untuk Remaja Indonesia

JAKARTA – Putri sulung Presiden RI ke-2 H.M Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana, pada Kamis (23/1/2020) genap berusia 71 tahun. Mbak Tutut lahir di Jakarta pada 23 Januari 1949. Banyak ucapan, doa dan harapan, yang disampaikan kepada Mbak Tutut dari keluarga dan koleganya.

Ucapan dan doa serta harapan mulai berdatangan sejak Kamis (23/1/2020) pukul 00.00 WIB. Hingga di acara kumpul keluarga dan kolega pada kamis (23/1/2020) malam. Dan pada perayaan ulang tahun secara sederhana di bilangan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2020) malam, mereka yang hadir terlihat dari beragam kalangan. Mulai dari akademis, politisi, hingga artis.

Seto Mulyadi, saat hadir pada acara kumpul keluarga dan kolega dalam rangka ulang tahun Mbak Tutut, Kamis (23/1/2020) malam – Foto M Amin

Salah satu kolega yang hadir adalah, Seto Mulyadi atau kak  Seto yang hadir membawa keluarganya. Kak Seto, sengaja datang untuk memberi ucapan secara langsung kepada Mbak tutut. “Saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Mbak Tutut, semoga bahagia bersama keluarga. Tapi yang paling penting Mbak Tutut harus terus berkarya untuk Bangsa,”ucap Kak Seto, di sela-sela acara.

Bagi Kak Seto, salah satu karya Mbak Tutut, paling monumental adalah, program Kirab Remaja Nasional. Diharapkannya, kegiatan tersebut bisa digaungkan kembali, karena bisa mengembangkan dan mengenalkan remaja masa kini kepada nasionalisme, cinta tanah air, kekompakan dan juga kreativitas. “Dulu Kirab Remaja banyak memberi handil bagi Bangsa dan sudah melahirkan pemimpin hebat di masa sekarang. Mereka dari Pasukan Utama Kirab Remaja tersebut kini sudah banyak yang menjadi Kapolres, Study, pembisnis,” ungkap Kak Seto.

Kirab Remaja Nasional diselenggarakan oleh Yayasan Tiara Indonesia. Nama tersebut merupakan singkatan dari kreatifitas remaja Indonesia. Untuk itu Kak Seto, berharap Mbak Tutut terus mengabdikan diri kepada pendidikan remaja, sebagai generasi muda penerus bangsa.

Menurut Kak Seto, beberapa waktu lalu, Kirab Remaja Nasional sudah mengadakan pertemuan yang diikuti oleh pasukan Purna Pasukan utama. Diharapkan kegiatannya terus digelorakan secara nasional, sehingga anak muda bisa mempunyai aktifitas kreatif.  “Tentunya Kirab Remaja Nasional tersebut bisa disejajarkan juga dengan program pemerintah sekarang. Sekarang kita lihat belum ada lagi, padahal sudah ada kaderisasi yang dulu pasukan kirab remaja pasukan utama yang sudah sukses dalam berbagai karir,” ucapnya.

Mbak Tutut Soeharto disebutnya, harus terus menginspirasi remaja Indonesia, melalui berbagai kreativitas bisa di bidang usaha, bidang seni, olahraga dan keilmuan lainnya. Kak Seto dekat dengan keluarga Cendana sejak masa Orde Baru. Dia pada awalnya lebih dekat dengan almarhumah Ibu Tien Soeharto, di era 1980-an. Saat itu kak Seto sempat dipercayai untuk mengembangkan istana anak di TMII. Khusus kedekatan dengan Mbak Tutut, terjalin hingga ada kerjasama siara cerita anak Si Komo yang dulu tayang di TPI.

Lihat juga...