Mulai Februari, Ada ‘Drive Thru’ di Mekarsari

Editor: Makmun Hidayat

BOGOR — Menjelang bulan Februari, Taman Buah Mekarsari menyatakan akan mengeluarkan program baru yang memberi kesempatan bagi para pengunjung untuk bisa membawa mobilnya ke dalam area Taman Buah Mekarsari. 

Marketing Communication Taman Buah Mekarsari, Firman Setiawan, menyebutkan program baru ini adalah drive thru. 

“Kalau denger drive thru kan biasanya di tempat makan gitu, artinya bisa pesan dari dalam mobil. Nah, drive thru di Mekarsari ini, artinya pengunjung bisa menikmati pesona Mekarsari dari dalam mobil,” kata Firman saat ditemui di Area Informasi Taman Buah Mekarsari, Jumat (31/1/2020).

Ia menyebutkan, untuk uji coba, Mekarsari baru memberikan kesempatan pada kendaraan beroda empat.

“Tidak tertutup kemungkinan, nanti ada yang buat motor. Tapi sementara kita uji cobakan pada mobil dahulu,” ucapnya.

Sistem pembayaran yang diberlakukan adalah dengan melakukan pengisian daftar tersendiri. “Jadi nanti dihitung per kepala yang ada di dalam mobil. Sementara untuk mobil, harganya sama dengan biaya parkir yang biasa kita berlakukan,” ujarnya lebih lanjut.

Untuk lokasi parkir mobil di dalam area Taman Buah Mekarsari sudah disiapkan. Dengan penanda tertentu yang sudah disiapkan oleh pihak Taman Buah Mekarsari.

“Tidak di semua area mereka bisa berhenti. Ada lokasi-lokasi tertentu yang memang memungkinkan untuk parkir mobil,” kata Firman.

Contohnya, di area Nursery, yang secara luas lahan memungkinkan.  “Atau di daerah kebun buah yang sedang panen, nanti akan disiapkan lokasi khusus. Tentunya kita sesuaikan dengan musim panen,” ucapnya.

Untuk menyelaraskan program ini, Firman menyebutkan akan ada beberapa jalur jalan yang akan dijadikan satu arah.

“Selain menghindari menumpuknya kendaraan, perubahan jalur ini juga akan memberikan akses kepada para pengunjung untuk bisa mengunjungi semua wilayah Taman Buah Mekarsari,” urainya.

Ia menyatakan bahwa program drive thru ini tidak diselenggarakan tiap bulan. Tapi hanya pada low season saja.

“Kalau pada masa high season, takutnya akan berpapasan dengan kereta Mekarsari. Nanti malah jadi macet. Saat high season, biasanya kereta akan banyak sekali yang ada di jalur. Sehingga berpotensi membuat perjalanan tidak nyaman,” ungkapnya.

Jadi, rencananya, program drive thru ini akan dilaksanakan pada bulan Februari dan saat Ramadan.

“Tapi kalau nanti terlihat secara traffic tidak membuat macet atau tidak mengganggu pergerakan kereta, mungkin kita akan coba dilakukan di bulan-bulan lainnya,” pungkasnya.

Lihat juga...