Musrenbang Jakut Tampung 1.943 Usulan Masyarakat

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Jakarta Utara menampung 1.943 usulan kegiatan masyarakat dari Rukun Warga (RW). Usulan tersebut merupakan aspirasi masyarakat selama ini. 

Usulan itu terbagi dalam 1.674 yang berupa usulan fisik mengenai pembangunan, penyediaan infrastruktur lingkungan, 39 usulan non-fisik pembangunan manusia dan 230 usulan barang non modal atau pakai habis.

“Ini menandakan bahwa masyarakat Jakarta Utara memiliki kepedulian yang tinggi untuk ikut berpartisipasi mendukung proses perencanaan pembangunan di Jakarta,” ucap Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Jakarta Utara, Hidayat Budiawan, di ruang Pola kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Laksda Yos Sudarso, Jakarta Utara, Rabu (22/1/2020) pagi.

Hidayat menuturkan bila dibandingkan pada tahun lalu, hasil pelaksanaan rembuk RW tahun 2020 terdapat kenaikan yang tinggi atas usulan masyarakat yaitu kenaikan sebesar 37,11 persen untuk jumlah usulan dan kenaikan sebesar 334,76 usulan jumlah anggaran.

“Bahkan pemerintah akan terus berkolaborasi dengan semua unsur termasuk pihak swasta melalui csr nya untuk mengakomodir usulan masyarakat yang tidak bisa tersentuh APBD,” tuturnya.

Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Jakarta Utara Hidayat Budiawan saat pembukaan Musrenbang di ruang Pola kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Laksda Yos Sudarso, Jakarta Utara, Rabu (22/1/2020) pagi. -Foto: Lina Fitria

Dia menambahkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan musrenbang di setiap tahunnya, hal itu terlihat dari peran serta komponen masyarakat dan unsur lainnya yang sangat antusias mengajukan sejumlah usulan kegiatan.

“Apa yang diusulkan masyarakat melalui tahapan musrenbang akan terus diperjuangkan untuk bisa terealisasi. Sekitar 80 persen usulan musrenbang tahun 2019 sudah terserap dan bisa direalisasikan tahun ini,” ujarnya.

Saat ini, proses menjaring usulan masyarakat dalam perencanaan pembangunan sudah masuk ke tingkat kelurahan.

“Kegiatan Rembuk RW dan pra musrenbang kelurahan sudah rampung dan sekarang melangkah ke tahapan musrenbang tingkat kelurahan,” pungkasnya.

Sedangkan pelaksanaan musrenbang kelurahan tahun 2020, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 89 Tahun 2019 tentang pelaksanaan musrenbang tahun 2020 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2021.

Sebelumnya pada Musrenbang 2019 usulan yang menjadi prioritas Jakarta Utara mengusulkan beberapa usulan, antara lain penataan Danau Sunter sisi Timur, rehab total kantor Kecamatan Koja, kantor Kelurahan Kebon Bawang, kantor Kelurahan Rawa Badak Utara, dan kantor Kelurahan Lagoa, pembangunan Taman Interaktif Jalan Inspeksi Waduk Rawa Badak Selatan (pembuatan desain), penataan Kampung Kota Bersama (KKB) di 31 RW, dan penataan kolong Tol sebagai ruang ke tiga.

Lihat juga...