Nagan Raya Bentuk LPKS untuk Melindungi Anak Telantar

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Muhajir Hasballah, - Foto Ant

SUKA MAKMUE – Pemkab Nagan Raya, Provinsi Aceh, berupaya membentuk Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial (LPKS). Lembaga tersebut untuk melindungi anak usia di bawah umur, yang telantar atau bermasalah dengan hukum.

“Pembentukan LPKS ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Sosial RI, agar setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki lembaga penyelenggara kesejahteraan sosial,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Muhajir Hasballah, di Suka Makmue, Sabtu (18/1/2020).

Lembaga tersebut nantinya akan berfungsi menjadi lembaga yang menangani setiap anak yang kehilangan orangtua asuh. Seperti anak yatim, kurang mampu, atau pun piatu, agar mereka mendapatkan pembinaan. Muhajir Hasballah menyebut, lembaga tersebut nantinya akan berfungsi sebagai rumah singgah bagi anak-anak yang telantar atau, sebagai tempat pembinaan anak. LPKS nantinya juga akan menjadi lembaga yang menangani anak bermasalah hukum (ABH).

Sehingga, setiap anak akan menjalani pembinaan di lembaga tersebut, apabila vonis yang dijatuhkan oleh hakim berada di bawah tujuh tahun. Sedangkan jika vonis yang dijatuhkan di atas tujuh tahun, maka akan ditangani oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), yang penanganannya berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. “Saat ini kita sedang berupaya menyiapkan Peraturan Bupati Nagan Raya, agar LPKS segera dapat dibentuk di 2020,” kata Muhajir Hasballah.

Selama ini, pemerintah daerah sudah melakukan pembinaan terhadap anak usia di bawah umur sebanyak 42 orang. Proses penanganan anak bermasalah tersebut dilakukan di panti asuhan milik Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. Namun karena adanya aturan baru, pemerintah daerah berusaha membentuk LPKS. Harapannya, tetap bisa melakukan pembinaan terhadap anak-anak telantar, dan melindungi mereka dari berbagai upaya kejahatan, dan tindakan yang tidak diinginkan, pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...