Nelayan Legundi Maksimalkan Pendapatan Lewat Diversifikasi Budidaya

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Memaksimalkan potensi perairan di wilayah pesisir timur Lampung Selatan (Lamsel), nelayan di Dusun Suka Bandar, Desa Legundi Kecamatan Ketapang menerapkan diversifikasi budidaya hasil dari pembinaan Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut (BPPL) beberapa waktu lalu.

“Nelayan di pesisir Desa Legundi mulai memanfaatkan perairan untuk mendapatkan penghasilan melalui budidaya komoditas laut bernilai jual dengan pola budidaya yang sederhana namun pasti menghasilkan,” ungkap Hasran Hadi saat ditemui Cendana News, Senin (20/1/2020)

Diversifikasi yang dilakukan nelayan meliputi budidaya rumput laut dan kerang hijau. Jenis spinosum atau rumput laut putih jadi pilihan nelayan karena proses perawatan yang tidak sulit serta pemanfaatan sejumlah media tanam yang mudah dan memiliki masa panen singkat.

Rumput laut bisa dipanen pada usia 90 hingga 120 hari. Permintaan industri agar-agar, kosmetik yang meningkat membuat peluang usaha itu menguntungkan. Rata rata rumput laut kering dijual seharga Rp10.000. Dengan hasil 3 ton saja, nelayan mengantongi hasil Rp30 juta.

“Budidaya rumput laut ternyata bisa dimaksimalkan dengan penambahan jalur dan bahkan diintegrasikan dengan kerang hijau,” beber Amran Hadi.

Mendapat pelatihan dan teknik budidaya, tak puas hanya rumput laut ia juga membudidayakan kerang hijau.  Memasuki masa tanam awal tahun ia membudidayakan kerang hijau pada sebanyak 7.000 tonggak. Tonggak bambu dan kayu dirangkai dengan tali dan ban bekas sebagai media hidup kerang hijau.

Jika rumput laut dipanen usia rata rata 3 bulan, kerang hijau bisa dipanen 6 bulan lebih.

Sanuri, anggota kelompok Sinar Semendo mengaku budidaya rumput laut dan kerang hijau sangat potensial. Pemanfaatan perairan untuk difersifikasi budidaya memungkinkan karena wilayah perairan tersebut terlindung oleh sejumlah pulau. Sanuri yang memiliki sekitar ratusan jalur melakukan panen rumput laut spinosum secara parsial.

“Panen bertahap dilakukan dengan memilih rumput laut yang tua dan sebagian dibiarkan jadi bibit hingga panen total,” beber Sanuri.

Proses perawatan rumput laut dan kerang hijau diakuinya juga mudah. Butuh ketelatenan dalam merawat jalur dan tonggak hingga menjelang panen.

Lihat juga...