Nipa Fish, Program Unipa Maumere untuk Munculkan Wirausahawan

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

MAUMERE — Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere kabupaten Sikka provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong mahasiswa untuk mempunyai jiwa wirausaha, salah satunya melalui membuat produk olahan dari hasil laut dan perikanan.

Maria Yohanista, S.Pt, MP, sekertaris program studi Manajemen Sumberdaya Perairan fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unipa Maumere, kabupaten Sikka provinsi NTT, saat ditemui Selasa (14/1/2020). Foto : Ebed de Rosary

“Kami dari Unipa fakultas Ilmu Keluatan dan Perikanan membuat produk dengan merek dagang Nipa Fish sejak tahun 2018,” ungkap Maria Yohanista,S.Pt,MP, sekertaris program studi Manajemen Sumberdaya Perairan fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unipa Maumere, kabupaten Sikka provinsi NTT, Selasa (14/1/2020).

Dikatakan Ani sapaannya, Nipa Fish memiliki tiga produk yakni bakso ikan rasa bawang pedas, abon ikan asin dan jus rumput laut. Harapannya dengan hadirnya produk ini membentuk para mahasiswa agar memiliki jiwa Entrepreneurship.

“Produknya kami buat mulai 2018, tapi untuk pengurusan sampai kami punya nomor registrasi itu pada 2019. Kami memiliki merek dagang Nipa Fish yang dilaporkan ke dinas Kesehatan dan dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM kabupaten Sikka,” jelasnya.

Bahan baku produknya kata Ani diambil dari nelayan di desa binaan fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan.

“Jadi ini murni hasil dari pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa dan dosen di desa tersebut,” terangnya.

Untuk produk bakso ikan dijual dengan harga Rp15 ribu untuk kemasan 350 gram, abon ikan Rp50 ribu untuk kemasan 100 gram serta jus rumput laut Rp5 ribu dengan kemasan 400 mililiter.

Nipa Fish jelas Ani, sudah memiliki label dagang sehingga pengepakan dilakukan di laboratorium fakultas Perikanan.

“Kami sedang berusaha untuk melakukan produksi setiap hari tetapi kami masih takut mahasiswa terbagi dengan kegiatan belajar. Harapan kami ketika mahasiswa memiliki jiwa wirausaha maka dia bisa memproduksinya sendiri di luar kampus,” tuturnya.

Di fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan juga kata Ani, ada mata kuliah terkait pengolahan hasil perikanan dan agribisnis sehingga mahasiswa juga dibekali dengan jiwa wirausaha.

Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga memberikan apresiasi atas peluncuran produk olah hasil perikanan ini yang merupakan sebuah terobosan dari Unipa Maumere yang dihasilkan para mahasiwa dan dosen.

Romanus mengatakan, lahirnya produk ini membuktikan bahwa sebagai sebuah perguruan tinggi, Unipa bisa menghasilkan produk makanan yang berkualitas dan berharap bisa dipergunakan oleh masyarakat.

“Saya berharap agar para mahasiswa dan dosen agar terus belajar dan menumbuhkan semangat gemar membaca. Dengan begitu akan semakin banyak ilmu yang bisa diaplikasikan guna menghasilkan produk yang bermutu,” ujarnya.

Lihat juga...