‘Offroad’ Baturaden Diminati Wisatawan

Editor: Koko Triarko

BANYUMAS –  Wisata Safari Offroad Baturaden yang baru dibuka sekitar dua bulan lalu, ternyata sangat diminati wisatawan. Sejak Oktober hingga akhir Desember 2019, sudah 426 trip dilakukan dengan jumlah penumpang mencapai 1.224 orang.

Wisata yang memacu adrenalin ini disediakan dengan tiga paket pilihan. Yaitu, paket fun, middle dan extreme, ditambah paket fun long trip menuju ke Desa Serang, Kabupaten Purbalingga. Perbedaan paket wisata ini berdasarkan tingkat kesulitan dan jarak tempuh.

Koordinator Safari Adventure Baturraden, Prayitno, mengatakan kehadiran wisata offroad menjadi ikon baru di kawasan wisata Baturaden. Terlebih, Baturaden memiliki pemandangan alam yang masih asri, serta jalur yang menantang, sehingga para pecinta offroad terpuaskan.

Koordinator Safari Adventure Baturraden, Prayitno, di Baturaden, Senin (13/1/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Sejauh ini yang paling banyak diminati wisatawan, yaitu paket extreme, namun ada juga yang memilih paket fun short trip, terutama untuk wisatwan yang baru pernah mencoba. Bagi yang sudah biasa melakukan offroad, biasanya memilih paket yang extreme,” kata Prayitno, Senin (13/1/2020).

Harga paket wisata ini mulai Rp350.000 hingga Rp650.000 untuk satu kali perjalanan, dengan jumlah penumpang 3-4 orang.

Melihat antusiasme wisatawan terhadap offroad ini, Prayitno mengatakan, dibutuhkan pengembangan lebih lanjut, terutama untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan.

Misalnya, fasilitas shelter atau check point dan fasilitas umum seperti tempat makan, musala serta kamar mandi.

“Wisata ini masih berjalan seadanya, dan kita juga sudah bekerja sama dengan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur dan wilayah Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden, karena sebagian besar jalur yang dilalui masuk dalam wilayah mereka,” terangnya.

Sementara itu, Junior Manajer Bisnis Perum Perhutani KPH Banyumas Timur, Sugito, mengatakan pihaknya sangat mendukung wisata offroad tersebut, sebab sekaligus mempromosikan keindahan hutan milik Perhutani, selama ini Perhutani juga sudah mengelola beberapa wisata alam, sehingga kehadiran wisata offroad ini akan memperbayak pilihan wisata alam bagi pengunjung.

“Dalam wisata offroad ini, kita bisa menikmati keindahan alam ‘Bukit Safari See The Sky’ sambil berpetualang naik jeep melalui kawasan hutan pinus di Limpakuwus,” tuturnya.

Salah satu wisatawan, Pandu, mengaku sudah pernah mengikuti offroad di Merapi, namun sensasi yang ditawarkan offroad Baturaden, berbeda. Pemandangan alam yang disajikan sangat indah dan perjalanan juga lebih sejuk, karena melalui hutan yang banyak ditumbuhi pepohonan.

“Ini wisata offroad pertama di Purwokerto dengan jalur melalui hutan-hutan, cukup menantang dan suasananya juga sejuk sepanjang perjalanan,” pungkasnya.

Lihat juga...