Parigi Moutong Kawasan Hilir Peternakan Program Ketahanan Pangan

Ilustrasi - Sapi - Dok CDN

PARIGI – Kementerian Pertanian menjadikan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sebagai kawasan sektor hilir peternakan, untuk menopang ketahanan pangan nasional.

Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nasrullah, saat bertatap muka dengan petani dan peternak di Parigi, Minggu (12/1/2020) mengatakan, Parigi Moutong disiapkan sebagai daerah peternakan. Parigi Moutong menjadi penyuplai dan pemenuh ketersediaan daging sapi di ibu kota negara baru di Kaltim. “Di kabupaten ini, kita akan lakukan hilirisasi, sehingga yang keluar dari Sulawesi Tengah bukan hewan tetapi dalam bentuk daging,” ujar Nasrullah.

Hilirisasi dilakukan Kementan, sebagai upaya mendukung program pemerintah setempat menjadikan Sulawesi Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Serta sebagai daerah penyangga ibu kota negara yang baru.

Guna memaksimalkan permodalan peternak dan petani, Kementan mengalokasikan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp200 miliar, khusus untuk Parigi Moutong melalui perbankan. Kabupaten itu mendapat bantuan ternak dari pemerintah pusat melalui Kementan sebanyak 200 sapi, 400 kambing dan 200 babi.

Ternak tersebut pengelolaanya berkelompok, untuk meningkatkan ekonomi peternak. “Kalau bentuk fisik hewan ternak yang dikirim ke Kalimantan Timur bisa terjadi penyusutan baik berat badan hewan maupun permainan harga,” ungkap Nasrullah.

Kalau menyuplai daging, maka tentu dampak penyusutan tidak terjadi, selain ada nilai tambah bagi peternak. Dengan bantuan yang dialokasikan pemerintah pusat, diharapkan peternak mendapatkan stimulan untuk meningkatkan produksi.

Program hilirisasi tersebut mendorong kelompok peternak di daerah tersebut berperan strategis mengolah komoditas yang ada. “Peluang ini sangat terbuka, mengingat Sulawesi Tengah salah satu daerah yang dekat dengan Pulau Kalimantan. Mulai saat ini peternak sudah harus mempersiapkan potensi yang ada guna mewujudkan keinginan pemerintah daerah sebagai penyuplai bahan pangan,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...