Pembangunan SMPN 13 Denpasar Selesai, Siap Digunakan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Proyek pembangunan SMPN 13 Denpasar di Banjar Uma Dwi, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat dinyatakan rampung dan siap untuk dipergunakan proses belajar mengajar siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan mengatakan, pembangunan yang dimulai pada Juli 2019 tersebut hingga saat ini sudah memasuki proses bersih-bersih dan penataan bangku.

Ada pun bangunan yang sudah rampung yakni ruang belajar tiga lantai, ruang guru, termasuk fasilitas penunjang lain dari sekolah tersebut.

“Pembangunan sudah mencapai 100 persen, sekarang dilaksanakan proses bersih-bersih dan penataan bangku sehingga kurang lebih bulan Februari atau Maret sudah bisa dipergunakan,” ujarnya, Kamis (16/1/2020).

Menurut Gunawan pihaknya mengaku tetap melakukan pemantauan terkait dengan bersih-bersih dan proses pemindahan sarana belajar dan siswa dari SD 17 Padang Sambian ke gedung yang baru.

Lebih lanjut Gunawan mengatakan saat ini Disdikpora sudah menerapkan sistem pembelajaran dari hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 dengan jumlah siswa di SMPN 13 sebanyak 238 orang yang sudah mulai mengikuti pembelajaran, dengan meminjam tempat sementara.

“Mereka saat ini ditampung di SDN 17 Padang Sambian yang nantinya dipindahkan bulan Februari atau Maret 2020 mendatang setelah sekolah siap sepenuhnya,” kata Gunawan.

Sementara itu, Sekda Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Rai Iswara menegaskan, bahwa pembangunan SMPN 13  memang sudah rampung 100 persen.

Sekda Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Rai Iswara, saat dijumpai di SMPN 13 Denpasar, Kamis (16/1/2020) -Foto: Sultan Anshori.

“Saat ini pembangunan sudah rampung 100 persen, namun masih berbenah. Dengan dimanfaatkannya gedung baru ini proses belajar mengajar bisa berjalan lebih baik lagi,” kata Sekda Rai Iswara.

Pihaknya mengajak untuk memotivasi dan memberikan pendidikan yang maksimal kepada siswa.

“Kami mengajak para tenaga pengajar untuk memberikan pelajaran yang maksimal kepada para siswa, walaupun baru harus berprestasi dan berdaya saing dengan sekolah-sekolah yang sudah lama,” tegasnya.

Lihat juga...