Pemkab Musi Banyuasin Kembangkan Varietas Jagung Ketan

PALEMBANG  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, mengembangkan varietas jagung ketan untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, A Thamrin, di Palembang, Sumsel, Minggu, mengatakan uji coba sudah dilakukan sejak 2018 di atas lahan seluas lima hektare.

“Uji coba ini bisa dikatakan berhasil dengan empat bulan sekali dilakukan panen, dan saat ini sudah menjadi percontohan,” kata dia.

Sejauh ini, varietas baru jagung ketan ini sudah dipamerkan pada Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan XIII tingkat Provinsi Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan petani setempat telah menanam jagung ketan ini karena permintaan pasar terbilang tinggi mengingat manfaatnya yang mujarab bagi penderita diabetes.

Jagung ketan memiliki senyawa tertentu yang mampu menurunkan risiko serangan penyakit diabetes.

Keunggulan lainnya yakni rasanya lebih pulen jika dibandingkan jagung manis, dan rasanya sama seperti ketan.

“Air rebusannya juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan,” kata dia.

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex, mengatakan adanya varietas jagung ketan ini menjadi nilai tambah bagi petani jagung.

Oleh karena itu, pemkab menyediakan lahan khusus untuk dijadikan tempat riset dan pengembangan produk lokal, yakni buah-buahan dan obat-obatan.

“Pengembangan sektor pertanian ini tak lain untuk mendorong kesejahteraan warga Musi Banyuasin. Di tengah anjloknya harga karet, tentunya inovasi ini sangat berguna,” kata dia.

Sebelumnya, Musi Banyuasin mengembangkan getah gambir sebagai pewarna alami untuk membuat kain khas daerah, kain jumputan Gambo Muba. (Ant)

Lihat juga...