Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Lamsel

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan satu rumah milik Anik Sri Retnowati, warga Dusun Jati Sari, Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, tertimpa pohon, sehingga mengalami kerusakan pada bagian atap. Imbasnya, bagian dalam rumah tergenang air akibat atap runtuh dan tembok terbuat dari batu bata, retak.

Saat kejadian hujan deras disertai angin kencang, Anik Sri Retnowati mengaku sedang berada di rumah. Beruntung, pohon tumbang jenis kedondong hutan tersebut tidak menimpa bagian kamar. Pohon setinggi hampir setinggi puluhan meter tersebut diduga roboh, karena perakaran yang kurang kuat, dan tergerus air.

Akibat pohon tumbang tersebut, Anik Sri Retnowati mengalami kerugian jutaan rupiah. Saat kejadian berlangsung, ia menyebut sang suami bernama Sardi sedang tidak ada di rumah. Pohon tumbang tersebut sulit dibersihkan dengan alat manual. Beruntung, sejumlah tetangga yang berada di sekitar tempat tinggalnya segera membantu membersihkan ranting pohon.

Anik Sri Retnowati, pemilik rumah yang tertimpa pohon tumbang di Dusun Jati Sari, Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, akibat hujan deras dan angin kencang, Sabtu (25/1/2020). -Foto: Henk Widi

“Aparat desa sudah diberitahu untuk membantu membersihkan pohon yang tumbang, dengan memakai gergaji mesin karena batang pohon yang tumbang berukuran besar,” ungkap Anik Sri Retnowati, Sabtu (25/1/2020)

Anik Sri Retnowati menyebut, atap bangunan rumah yang ditinggalinya terbuat dari seng. Sebagian atap seng yang rusak langsung diturunkan oleh tetangga dan kerabat yang langsung membantu membersihkan rumahnya.

Ia berharap, perbaikan rumah segera bisa dilakukan, karena potensi hujan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Perbaikan atap akan dilakukan oleh warga secara gotong royong.

Kepala Desa Pasuruan, Sumali, yang datang langsung ke rumah warga yang tertimpa pohon, mengaku mendapat laporan dari aparat desa setempat.

Langkah yang dilakukan desa, menurutnya akan memberikan bantuan bagi warganya yang terkena musibah. Bantuan berupa tenaga dilakukan dengan mengerahkan warga di sekitar rumah milik Anik Sri Retnowati tersebut.

“Kita kerahkan alat gergaji mesin untuk memotong batang pohon yang tumbang, nanti jika dibutuhkan bahan bangunan akan dibantu,” papar Sumali.

Sumali juga menyebut, potensi pohon tumbang selama musim penghujan sangat tinggi. Saat musim hujan disertai angin kencang diimbau kepada warga agar lebih berhati-hati. Pemangkasan sejumlah ranting pohon yang berpotensi tumbang, harus dilakukan menghindari kerusakan.

Selain itu bagi pemilik pohon yang berpotensi menimpa kabel listrik, ia menganjurkan memanggil petugas pemangkasan pohon dari PLN. Sebab, pohon tumbang yang menimpa kabel listrik berpotensi mengakibatkan arus listrik terganggu.

“Selama proses pemotongan batang pohon di rumah Anik Sri Retnowati, petugas PLN juga memutus arus listrik di area tersebut untuk perbaikan kabel serta menghindari korsleting,” pungkasnya.

Lihat juga...