Polres Kebumen Bentuk Satgas  Khusus Bencana

Editor: Koko Triarko

KEBUMEN – Menghadapi musim penghujan yang makin tinggi intensitasnya, Polres Kebumen membentuk satgas khusus Tim Reaksi Cepat (TRC) penanganan bencana. Untuk melancarkan koordinasi, Polres juga membuka pos penanganan bencana alam di kantor Sat Samapta Polres setempat.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, menjelaskan, Satgas Khusus TRC tersebut melibatkan Satu Satuan Setingkat Peleton (SSST)  atau 31 personwel.

“Kita bentuk satgas khusus penanganan bencana beranggotakan 31 personel, namun jika dibutuhkan lebih, kita siap untuk menerjunkan personel tambahan, baik dari Polres Kebumen maupun polsek-polsek,” terang Kapolres, Selasa (7/1/2020).

Lebih lanjut Kapolres memaparkan, meskipun saat ini belum terjadi banjir di wilayah Kebumen, namun berbagai antisipasi harus disiapkan, mengingat curah hujan makin intens. Dan, personel Polres Kebumen siap untuk dikerahkan sewaktu-waktu terjadi bencana. “Meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir ini, harus disikapi secara serius dengan berbagai antisipasi,” katanya.

Kapolres Rudy, juga membahas tentang jebolnya tanggul Kali Telomoyo di Desa Sugihwaras, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, yang terjadi tahun lalu dan menyebabkan banjir.

Menurutnya, jebolnya tanggung tersebut harus dievaluasi dan dilakukan antisipasi supaya tidak terulang di tahun ini. Sebab, saat tanggul jebol pada 2019, luapan air sungai menggenangi Kecamatan Adimulyo dan Kecamatan Puring.

Kapolres berharap, sinergitas antardinas terkait dengan Polres, Kodim dan para relawan bencana bisa terjalin dengan baik. Sehingga penanganan jika sewaktu-waktu terjadi bencana, bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Eko Widianto, mengatakan pihaknya juga membuka posko bencana yang beroperasi selama 24 jam. Posko tersebut berada di kantor BPBD Kebumen, Jalan Arungbinang, Kecamatan Kebumen.

“Sejauh ini, wilayah Kebumen masih aman dari banjir. Pada awal tahun ini, bencana angin kencang yang sudah terjadi di beberapa wilayah,” terangnya.

Hujan deras yang disertai angin kencang, antara lain terjadi di Desa Pengempon, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen yang mengakibatkan beberapa rumah warga rusak tertimpa pohon.

Kapolres Rudy sempat mendatangi korban yang rumahnya rusak dan memberikan bantuan. Ia juga meminta kepada dinas terkait, untuk menebangi pohon-pohon tinggi yang letaknya berdekatan dengan rumah warga.

Lihat juga...