Presiden Soeharto: Pembangunan Desa Sudah Dimulai Sejak Pelita Pertama

Presiden Soeharto: Pembangunan Desa Sudah Dimulai Sejak Pelita Pertama

Presiden Soeharto, dalam menjalankan roda pemerintahan selalu memperhatikan segala aspek, selain menekankan pembangunan pertanian dan industri, dalam kerangka Trilogi Pembangunan (Stabilitas, Pertumbuhan dan Pemerataan) juga menekankan pembangunan desa, bahkan hal itu sudah dilakukan sejak Pelita I atau tahun 1970-an.

Bahwa tidak boleh ada satu desapun yang tidak menikmati pembangunan, tidak hanya sebatas infrastruktur dasar, namun juga dalam pengembangan ekonomi masyarakat.  Ada dua metode yang dilakukan Jenderal Besar HM Soeharto untuk pembangunan desa, yakni Inpres Desa Tertinggal dan Desa Non Tertinggal.

Desa dalam kategori tertinggal didorong pengembangannya melalui bantuan dana. Sedangkan desa-desa non tertinggal didorong pengembanganya dengan sistem tabung. KUD-KUD, Sekolah, Puskemas, juga dibangun menjangkau sampai desa-desa.Tentu dengan kemampuan keuangan negara pada masa itu.

Pada hari ini, peran desa sebagai salah satu ujung tombak pembangunan, harusnya sudah lebih maju dan lebih besar kontribusinya dalam pembangunan bangsa. Desa-desa harus didorong mandiri mampu memenuhi kebutuhan dasar warganya, melalui potensi ekonomi yang ada didalamnya.

Lihat juga...