Sensus Penduduk, BPS Kendari Butuh 500 Orang Petugas

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Martini – Foto Ant

KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara membutuhkan 500 orang untuk menjadi petugas Sensus Penduduk 2020.

“Untuk di Kota Kendari kurang lebih 500 orang yang akan direkrut dengan persyaratan minimal tamatan SMA dan punya HP (Handphone) Android,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Martini, di Kendari, Selasa (28/1/2020).

Petugas juga harus paham menggunakan aplikasi di android, karena pada sistem Sensus Penduduk 2020 akan dilakukan menggunakan aplikasi. “Kami akan merekrut mitra per kecamatan yang akan berkoordinasi Koordinator Statistik Kecamatan (KSK),” katanya.

Selain itu, para petugas tidak lagi mengisi data penduduk menggunakan kertas, tetapi langsung memasukkan data penduduk ke dalam aplikasi yang telah disediakan sesuai dengan pertanyaan yang diajukan kepada responden.

Sensus akan dilaksanakan pada Juli mendatang. “Petugas yang akan turun mendata di lapangan menggunakan aplikasi, yang isinya sama dengan di sensus online, bedanya sensus online diisi sendiri, petugas kami akan mengisi sesuai apa yang ditanyakan ke responden,” jelasnya.

Untuk perekrutan, sampai saat ini belum ada keputusan pasti karena masih menunggu keputusan dari BPS Pusat. Sensus Penduduk 2020 akan menggunakan sistem kombinasi, secara online (daring) dan secara manual. Untuk daring dilakukan secara mandiri oleh masyarakat tanpa harus menunggu petugas sensus datang mendata di rumah penduduk. Sensus penduduk daring akan dimulai 15 Februari sampai 31 Maret 2020, dengan mengakses https://sensi.bps..go.id.

Sementara Sensus Penduduk secara manual, dilakukan dengan wawancara kepada penduduk secara langsung. Prosesnya akan berlangsung pada 1-31 Juli 2020 mendatang. Pada sensus manual, penduduk yang belum mengisi Sensus Penduduk daring akan dikunjungi petugas sensus lalu didata. (Ant)

Lihat juga...