Taman Bunga Merapi Garden Raup Pemasukan Rp40 Juta Lebih

Editor: Makmun Hidayat

BOYOLALI — Objek Wisata Taman Bunga Merapi Garden di Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, kebanjiran pengunjung selama masa libur Natal dan Tahun Baru kemarin. Selama masa libur akhir tahun, Unit Usaha Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran ini bahkan tercatat mampu meraup penghasilan hingga Rp40juta lebih. 

Manager Usaha Taman Bunga Merapi Garden, Taufiq Syahumar, mengatakan masa liburan memang selalu menjadi momen peningkatan pengunjung di objek wisata Taman Bunga Merapi Garden. Banyaknya pengunjung luar kota yang mudik ke daerah menjadi alasan peningkatan jumlah wisatawan di kawasan desa wisata Selo tersebut.

Manager Usaha Taman Bunga Merapi Garden, Taufiq Syahumar. -Foto: Dok. CDN/Jatmika H Kusmargana

Menawarkan suasana panorama alam pegunungan di lereng Gunung Merapi-Merbabu yang sejuk dan indah, objek wisata Taman Bunga Merapi Garden yang mulai dibuka sejak 2018 ini memang telah menjadi salah satu objek wisata favorit di kawasan Selo Boyolali. Lokasi wisata yang didirikan dan dirintis Yayasan Damandiri ini juga terbukti mampu menggerakkan ekonomi di Desa Samiran yang dulunya dikenal sebagai desa miskin dan terpencil.

“Sepanjang bulan Desember 2019 kemarin kita mendapatkan pemasukan dari penjualan tiket hingga Rp32,320juta. Sementara pada tanggal 1 Janurani 2020 saja, pemasukan tiket mencapai Rp3,9 juta,” ungkap Taufiq kepada Cendana News, Selasa (07/01/2020).

Selain dari penjualan tiket masuk, Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran selaku pengelola objek wisata Taman Bunga Merapi Garden juga masih mendapatkan tambahan penghasilan lain. Seperti dari hasil parkir sebesar Rp5,5juta, toilet sebesar Rp430ribu, hingga sewa kios dan lapak sebesar Rp480ribu. Sehingga jika ditotal pemasukan koperasi dari objek wisata Taman Bunga Merapi Garden selama masa liburan mencapai sekitar Rp42,6 juta.

Suasana objek wisata Taman Bunga Merapi Garden saat masa libur akhir tahun beberapa waktu lalu. -Foto: Ist

“Kita sangat bersyukur, objek wisata Taman Bunga yang digagas Yayasan Damandiri ini bisa semakin berkembang dan memberikan dampak ekonomi luar biasa. Tidak hanya bagi koperasi selaku pengelola, namun juga bagi warga masyarakat Desa Samiran. Karena selain bertani, kini warga juga bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari berjualan makanan dan minuman, oleh-oleh dan sebagainya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2017 lalu Yayasan Damandiri menetapkan Desa Samiran Selo Boyolali Jawa Tengah sebagai salah satu Desa Cerdas Mandiri Lestari. Melalui program DCML ini, Yayasan Damandiri melakukan berbagai pemberdayaan masyarakat baik di bidang ekonomi, lingkungan, pendidikan hingga kesehatan.

Untuk mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Yayasan Damandiri melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, menjalankan sejumlah program yang fokus mengangkat potensi di sektor pariwisata. Seperti program bedah rumah, pendirian Kampung Homestay, dan Warung Cafe Damandiri hingga membuat objek wisata Taman Bunga Merapi Garden.

Lihat juga...