Yayasan Ibu Tien Soeharto Salurkan Bantuan Banjir di Lebak

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LEBAK – Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) Siti Hartinah Soeharto, kali ini, menyalurkan bantuan bagi korban terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Jumat (10/1/2020).

Bantuan kemanusiaan berisikan bahan pokok tersebut tersebut langsung diturunkan di kantor BPBD Kabupaten Lebak, dan diterima oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya. Sebelumnya bantuan kemanusiaan juga sudah didistribusikan ke beberapa titik lokasi bencana di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tangerang.

Tim BPBD Kabupaten Lebak, menurunkan bantuan sembako dari Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan Siti Hartinah Soeharto, Jumat (10/1/2020). Foto: Muhammad Amin

“Ada tiga ratus paket bantuan untuk korban bencana di Lebak Banten dari Yayasan Ibu Tien Soeharto. Kami serahkan ke BPBD Kabupaten Lebak,” kata Ali Wathoni, staf YDGRK Siti Hartinah Soeharto, kepada Cendana News, Jumat (10/1/2020).

Bantuan Yayasan Ibu Tien Soeharto, merupakan bentuk kepedulian yang bersifat kemanusiaan tanpa ada permintaan dan lainnya. Dalam satu paket berisikan lima kilogram beras, minyak goreng, biskuit dan air mineral.

Diharapkan bisa memberikan keringanan beban warga terdampak bencana dan bisa tersalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Bupati Lebak Banten, Iti Octavia Jayabaya, mengetahui bantuan dari Yayasan Ibu Tien Soeharto langsung menyambut antusias dengan mengucapkan terima kasih. Ia juga sempat menitip salam kepada seluruh keluarga Cendana.

“Terima kasih atas perhatian keluarga Cendana. Sampaikan salam kepada Ibu Tutut, dan terima kasih banyak atas bantuannya, semoga dapat memberi manfaat bagi warga kami,” ujar Iti kepada Cendana News usai menerima bantuan secara simbolis.

Dalam kesempatan itu dia juga mengharapkan doa kepada warga negara Indonesia agar musibah banjir di Lebak Banten segera teratasi.

Sementara kepala BPBD Lebak Banten, Kaprawi, menyampaikan bahwa YDGKR Siti Hartinah Soeharto merupakan simbol karakter kebangsaan Indonesia yang sifatnya gotong royong.

“Saya sangat mengenal YDGRK Siti Hartinah Soeharto. Yayasan Ibu Tien Soeharto terus hadir di setiap bencana untuk warga yang membutuhkan. Ini menjadi karakter bangsa,” tandasnya.

Kaprawi menyampaikan bahwa bantuan juga terus berdatangan dari berbagai instansi BUMN, swasta atau organsiasi dan pemerintah yang peduli. Semua bantuan pasti disalurkan ke pengungsi atau korban terdampak banjir.

Data terakhir Jumat (10/1/2020) korban terdampak banjir yang masih berada di posko pengungsian mencapai 5.364 jiwa dari total 1500 KK. Mereka berada di 10 posko pengungsian yang ada di enam kecamatan wilayah setempat.

Lihat juga...