Banjir di Komplek Nasio Lebih Parah dari Awal Tahun

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Banjir yang kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi diakui warga komplek Nasio, dan Graha Indah Kelurahan Jatimekar Kecamatan Jatiasih lebih parah dibanding awal Januari 2020 lalu.

Diketahui banjir di wilayah tersebut disebabkan luapan Kali Cakung juga ikut dirasakan oleh warga di komplek Graha Indah yang berada persis berhadapan dengan komplek Nasio.

“Ini lebih parah, dibanding awal tahun kemaren. Dulu airnya ga sampai begini dan cepat turunnya, ini sampai pukul 15.00 WIB air belum surut bahkan derasnya luapan Kali Cakung masih terjadi,” ungkap Tafsir warga di komplek Nasio kepada Cendana News, Selasa (24/2/2020).

Tafsir warga di sekitar komplek Nasio, bersama warga lainnya tengah berdiam di bawah tenda yang dibuat sendiri. Mereka terdampak banjir sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Hingga kini air belum surut dan merendam pemukiman mereka, Selasa (25/2/2020). -Foto: M. Amin

Tafsir dan beberapa warga lainnya, berlindung di bawah tenda sederhana yang dibuat dibawah pepohonan dataran tinggi persis di samping kontrakan di bagian belakang komplek Nasio. Mereka tidak sempat menyelamatkan barang apapun.

Tafsir dan istrinya mengaku air datangnya tiba-tiba pukul 03.00 WIB dini hari. Mereka tidak sadar air sudah masuk ke pemukiman dan membasahi tempat tidur, tanpa pikir panjang dia dan warga lainnya langsung keluar mengungsi.

“Tidak ada yang selamat semua terendam. Airnya dari pagi sampai sekarang belum surut, masih lebih dua meter,” ujar Tafsir ditemui di bawah tenda Persia di belakang komplek AURI Kelurahan Jarimekar.

Ibu Asiyah, mengaku airnya tiba-tiba, dan terjadi saat tengah lelap tidur kebangun karena basah. Menurutnya jika kejadian air meluap siang bisa saja ada barang yang diselamatkan.

Puluhan warga yang masih bertahan di tenda tersebut belum mendapat bantuan makanan. Mereka hanya dikasih oleh warga komplek AURI seperti nasi dan lainnya.

Warga lainnya, mengaku banjir dahsyat melanda komplek Nasio dan perumahan di depannya Graha Indah, karena tanggul Kali Cakung yang jebol akibat banjir awal tahun lalu masih belum diperbaiki.

“Tanggul yang jebol karena banjir Januari lalu, belum benarkan. Sekarang terjadi luapan lagi ditambah hujan cukup deras dari malam tadi,” ujarnya.

Sampai saat ini tim evakuasi terus melakukan bekerja. Tapi mereka mengaku ada sebagian warga masih menolak untuk di bawa keluar komplek. Mereka masih bertahan di lantai dua rumahnya.

Diketahui dua komplek tersebut saluran listriknya sudah dipadamkan sejak dini hari,”listrik sejak pukul 03.00 WIB sudah padam disini. Makanya saya mau dievakuasi,”ujar Ibu Nuriah, saat dievakuasi melalui jalur belakang kompleks.

Pantauan Cendana News, di belakang komplek Nasio deras luapan Kali Cakung masih terjadi. Ketinggian air bisa mencapai dua meter. Posisi Komplek Nasio berada di tepi Kali Cakung.

Lihat juga...