BATAN Targetkan Coring Hari Ke-12 Rampungkan 12 Titik

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

JAKARTA — Proses coring yang dilakukan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) hingga hari ke-11 Rabu (26/2) berhasil merampungkan 8 titik. Di hari ke-12 proses clean-up di Perumahan Batan Indah, diharapkan akan bisa menyelesaikan 4 titik lagi.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BATAN Heru Umbara saat menemui awak media, Selasa (18/2/2020) – Foto Ranny Supusepa

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, BATAN, Heru Umbara menyatakan pada hari ini, petugas clean-up akan menyelesaikan empat titik yang tersisa dari 12 titik yang ditargetkan.

“Hingga kemarin, sudah delapan titik yang selesai. Hari ini, kita harapkan bisa dituntaskan hingga 12 titik,” kata Heru saat dihubungi, Kamis (27/2/2020).

Ia menjelaskan kegiatan coring ini memang memakan waktu karena pengerjaannya masih dilakukan secara manual.

“Pengerjaan ini sudah dimulai sejak tiga hari yang lalu dengan target 12 titik. Coring ini dilakukan secara manual sehingga memang membutuhkan waktu sedikit lama,” ujarnya.

Coring dilakukan dengan cara mengebor tanah hingga kedalaman satu meter dan mengambil sampel tanah pada kedalaman tersebut. Dari setiap titik dilakukan lima tahap yakni pengeboran dilakukan setiap kedalaman 20 cm diambil sampel tanahnya dan dilakukan secara berulang berulang hingga mencapai kedalaman 1 meter.

“Saat ini sampel tanah yang sudah diambil dari delapan titik yang berhasil dilakukan kemarin telah dianalisis di laboratorium BATAN Pasar Jumat,” tambahnya.

Berdasarkan hasil analisis sampel itulah, akan didapatkan kondisi sisa paparan di dalam tanah. Selanjutnya, akan ditentukan metode pelaksanaan clean up agar lebih efektif dan efisien.

Heru menambahkan, targetnya hari ini proses coring dapat rampung sehingga 4 titik yang tersisa dapat dikerjakan hari ini.

“Semoga hari ini cuaca mendukung sehingga proses coring berjalan lancar ke-12 titik dapat diselesaikan hari ini,” ucapnya.

Untuk hasil analisis, Heru belum bisa memberikan jawaban pasti kapan bisa dipublikasikan.

Pihak Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) yang dihubungi terkait hasil penyelidikan menyatakan bahwa yang bisa memberikan pernyataan hanya pihak kepolisian.

“Terkait proses penyidikan, kita tidak bisa kasih statement. Untuk mendapatkan informasi terkait proses penyidikan harus langsung ke Humas POLRI,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol BAPETEN Abdul Qohhar, saat dihubungi terpisah.

Lihat juga...