Ekspor Terbesar di Banjarmasin dari Sektor Produksi Kayu

Ilustrasi [Px]

BANJARMASIN – Produk kayu menyumbang nilai ekspor terbesar dari empat komoditi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, periode Januari-November 2019, yakni sebesar 190 juta dolar AS.

Kepala Seksi Promosi dan Pengembangan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Iberahim Bilfagih, mengatakan, nilai ekspor dari komoditi kayu menduduki peringkat tertinggi setelah komoditi alam karet, rotan dan perikanan.

“Total nilai ekspor periode Januari-November sebesar 331,5 juta dolar, dari empat komoditi sebanyak 296,9 ribu ton,” katanya, Jumat (28/2/2020).

Iberahim mengemukakan, komoditi kayu menyumbang sekitar 218,3 ribu ton, dengan nilai ekspor sekitar 190 juta dolar. Komoditi karet alam periode sama mampu menyumbang 78,3 ton dengan nilai ekspor sekitar 140,3 juta dolar.

Selanjutnya komoditi rotan periode tersebut menyumbang sekitar 99 ton, dengan nilai ekspor sekitar 830,1 ribu dolar. Sedangkan komoditi perikanan di periode yang sama menyumbang sekitar 159,9 ribu ton dengan nilai ekspor sekitar 382,8 ribu dolar.

Ia mengaku masih merasa kesulitan untuk mendapatkan data untuk perdagangan luar negeri atau ekspor dan impor.

“Semula kami bisa mendapatkan data dari Kantor Bea dan Cukai, namun kini tidak lagi, karena kami katanya harus mendapatkan data tersebut dari pusat. Hal itulah yang membuat kami kesulitan untuk melaporkan realisasi ekspor,” terang dia.

Ke depan, ia akan bersurat ke perusahaan-perusahaan, atau eksportir-eksportir untuk menyampaikan laporan sejauh mana kegiatan ekspor mereka, dan negara mana saja yang menjadi tujuan ekspor, untuk memudahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan membuat laporan kepada pemerintah. (Ant)

Lihat juga...