Hingga Siang Ini Bekasi Masih Lumpuh Akibat Banjir

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Kepala BPBD Kota Bekasi, Jawa Barat, M. Jufri, mengakui banjir telah melumpuhkan aktivitas di wilayah setempat. Dia memastikan, banjir akibat hujan melanda sejak Selasa (25/2/2020) dini hari memutus beberapa akses jalan utama sejak pagi tadi. Dia bahkan menyebut, banjir terjadi merata di 56 Kelurahan di Kota Bekasi.

“Hari ini Bekasi lumpuh akibat banjir. Semua pemukiman warga terendam banjir. Begitu pun akses jalan terputus hingga siang jalan Jati Kramat depan perumahan nasio masih terputus,” ungkap Jufri, Selasa (25/2/2020).

Dikatakan, lebih dari 30 titik banjir terjadi di sejumlah wilayah di 12 Kecamatan di Kota Bekasi. Ketinggian air bervariasi, mulai 60 centimeter hingga 200 centimeter.

Menurutnya, wilayah terendam banjir hampir merata di semua lokasi. Termasuk Jati Asih yang pada awal tahun lalu terendam banjir, saat ini kembali terjadi.

Dia mengklaim, semua petugas BPBD sudah disiagakan di berbagai titik banjir di Kota Bekasi. Untuk itu, dia berharap warga bisa melapor dan bersabar. Karena selain BPBD, TNI dan Polri juga sudah turun untuk membantu evakuasi warga.

Pantauan Cendana News di lapangan, jalur Jalan Raya Jatimekar hingga pukul 14.00 WIB masih terputus, tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat. Begitu pun di jalur Legok masih meluap dan menutup akses jalan.

Sejumlah petugas dengan perahu karet terus melakukan evakuasi warga yang ada di dalam kompleks. Tim evakuasi dibantu oleh berbagai relawan yang juga sudah turun ke lokasi.

“Masih banyak di dalam, ada sebagian warga yang memilih tetap bertahan menolak di evakuasi. Kami hanya beri makanan secukupnya bagi warga yang menolak di evakuasi,” ungkap salah satu relawan, usai mengevaluasi beberapa warga dari kompleks PGP.

Banjir juga merendam kompleks di perumahan Jatisari, terlihat warga sudah mengungsi di ketinggian. Sepanjang jalur lokasi menuju perumahan Jatisari yang berbatasan langsung dengan Sungai Cikeas, sudah melakukan evakuasi kendaraan dengan diletakkan di ketinggian.

Banjir di sejumlah titik di wilayah Kota Bekasi sesuai pantauan di lapangan masih belum mengalami perubahan. Seperti di PGP, selain memutus jalan utama juga sudah masuk ke pemukiman warga. Tim relawan masih melakukan evakuasi, terutama ibu dan anak dan orang tua.

Terlihat banyak ibu-ibu menangis, mereka hanya membawa perlengkapan secukupnya saat dibawa menggunakan perahu karet.

Hingga pukul 14.00 WIB, hujan dengan entitas rendah (gerimis) masih melanda sejumlah wilayah di Kota Bekasi. Kondisi jalan raya dari pagi sedikit lengang dari hari biasanya.

Lihat juga...