Hujan Deras Sebabkan Dua Lokasi Longsor di Jatisampurna

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Hujan deras yang terjadi pada Selasa (25/2/2020)  di Kota Bekasi, Jawa Barat, tak hanya menyebabkan banjir tetapi menyisakan bencana tanah longsor di beberapa titik di wilayah Kecamatan Jatisampurna.

Diketahui ada dua titik longsor terjadi di wilayah Jatisampurna, seperti di Jatiraden, Perumahan  Kranggan Permai yang menimpa lingkungan di perumahan Permata Cibubur 7 di RW19 Kelurahan Jatisampurna yang berada di bawahnya.

Namun dari musibah tersebut tidak menelan korban jiwa, hanya ada satu unit kendaraan yang tertimbun dan rumah warga hanya dibagian pinggirnya.

Tanah longsor terjadi di atas lahan fasilitas sosial/umum RT21 RW12 perumahan Kranggan Permai Jalan Flamboyan V yang menimpa di bawahnya  Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui jajaran Kecamatan maupun Kelurahan Jatisampurna melakukan gotong-royong pasca-longsor.

“Semua jajaran staf kecuali pelayanan di kelurahan maupun kecamatan dikerahkan untuk membantu pembersihan material longsor, selain di Kelurahan Jatisampurna, longsor juga terjadi di Kelurahan Jatiraden tapi tak begitu parah seperti di Kranggan Permai,” ujar Wahyudin, Camat Jatisampurna, Rabu (26/2/2020).

Camat Jatisampurna, Wahyudin, ditemui di lokasi longsor di wilayah Kelurahan Jatisampurna. Semua staf sudah dikerahkan untuk bergotong royong, Rabu (26/2/2020). -Foto: M. Amin

Dikatakan untuk melakukan pengangkatan juga sudah dibantu alat berat beckho. Posisinya sudah di lokasi bawah longsor sambil menunggu pembersihan pepohonan.

Dia menyebut bahwa akibat longsor tersebut ada satu unit  mobil milik warga  terkena longsor, namun dari posisinya masih bisa diselamatkan, “Untuk korban jiwa warga, alhamdulillah tidak ada,” terangnya.

Diketahui, di atas lahan fasos/fasum yang terdampak longsor banyak berupa bangunan permanen berupa pos milik warga Perum Kranggan Permai. Tak jauh dari sebelah lokasi longsor juga terdapat bangunan masjid maupun Posyandu RW 12 Kelurahan Jatisampurna.

Camat Wahyudin menegaskan akan ada pembongkaran dua unit pos. Hal tersebut sudah melalui rapat dengan pengurus RT/RW setempat. Bangunan yang akan dirobohkan sebatas yang memprihatinkan.

Menurutnya, melihat dari kultur lahan wilayah itu masih potensi terjadi longsor susulan.  Sehingga semua bangunan di atas harus dibongkar guna mengurangi beban.

“Longsor yang terjadi di lingkungan tersebut banyak kandang, kolam ikan warga tertimbun,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu dia menegaskan bahwa Kecamatan Jatisampurna untuk kondisi banjir masih aman. Saat hujan melanda kemarin di wilayah Kota Bekasi banyak terjadi banjir, wilayah Jatisampurna bebas banjir.

Namun demikian dia menyebut ada dua lokasi longsor, tapi di wilayah Jatiraden pengembangnya sudah menyatakan akan bertanggung jawab dan segera melakukan perbaikan.

Lihat juga...