Hutan Produksi di Sukamara Bisa untuk Ternak Sapi

SUKAMARA  – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Irlan Khodriansyah, mengatakan, berdasarkan informasi terakhir, hutan produksi di Kecamatan Lunci-Jelai sudah mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk dijadikan lokasi ternak sapi.

“Luasan hutan produksi yang mendapatkan izin pinjam pakai yakni 20 ribu hektare. Rencananya dengan luasan tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi ternak sapi oleh pihak ketiga bekerja sama dengan pemkab,” katanya di Sukamara, Kamis.

Pada tahap pertama yaitu 2020, akan dikirimkan sebanyak 5.000 ekor sapi terlebih dulu. Tetapi, sebelum dilakukan pengiriman, perwakilan dari pihak ketiga akan turun langsung melihat lokasi tersebut.

Kegiatan itu hanya tahap pertama sebab berdasarkan informasinya, di lokasi yang pihak ketiga miliki saat ini, sudah kelebihan kapasitas. Jadi, tugas pihaknya hanya memantau terkait peternakan, sedangkan untuk izin pemanfaatan lahan dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi atau KPHP.

Selain itu, untuk memastikan kesehatan sapi-sapi yang dikirim ke Sukamara, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait kesehatan dengan mengecek langsung Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH.

“Kami akan lihat SKKHnya, apakah sudah jelas dari dokter di kabupaten asal maupun negara asal sapi-sapi tersebut. Nantinya, akan kami cocokkan, jangan sampai ada sapi-sapi yang sakit justru ikut terkirim ke sini,” katanya.

Kemudian terkait dengan pekerja pada peternakan sapi nantinya, berdasarkan ekspose yang disampaikan, juga akan menyerap tenaga lokal, khususnya masyarakat sekitar. Tetapi, untuk tenaga ahlinya mungkin akan diambil dari luar daerah.

Sapi-sapi yang akan dikirim rencananya jenis sapi Australia (Brahman Cros). Adapun harapan ke depannya Sukamara bisa menjadi salah satu pemasok daging sapi, minimal untuk wilayah Kalteng. (Ant)

Lihat juga...