Jalan Layang Pangkalan Bun-Kolam Diharapkan Pacu Ekonomi Warga

PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, meresmikan Jalan Layang Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam), yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian setempat.

Jalan layang itu mewujudkan impian masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara, yang sudah belasan tahun menginginkan jalan dari Pangkalan Bun hingga Kotawaringin Lama (Kolam) nyaman dilalui dan tidak lagi mengalami banjir setinggi dua meter.

“Saya sebelum menjabat Gubernur Kalteng, sekitar tahun 2012 pernah membantu mendorong kendaraan masyarakat yang kesulitan melintasi jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. Pada saat itu memang kondisi jalannya sangat becek dan beberapa titik tergenang air yang cukup dalam,” kata Sugianto usai meresmikan jalan layang Pangkalan Bun-Kolam, Sabtu.

Menurut dia, keberadaan jalan Pangkalan Bun-Kolam ini sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat di Kalteng.

Jalan tersebut tidak hanya menghubungkan sekaligus mempersingkat jarak tempuh Kabupaten Kotawaringin Barat dengan Kabupaten, tapi juga hingga ke Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk itulah, Sugianto mengaku, tak lama setelah dilantik menjadi Gubernur Kalteng, sekitar akhir 2016, dirinya langsung mengajak kepala organisasi perangkat daerah (OPD) melihat langsung kondisi jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama dan memerintahkan segera dilakukan perbaikan.

“Setelah dikaji di tingkat OPD pemprov dan dikomunikasikan dengan DPRD Kalteng, barulah pada 2018 pembangunan Jalan Layang Pangkalan Bun-Kolam dilaksanakan dan sudah selesai serta diresmikan hari ini,” beber dia.

Orang nomor satu di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila itu pun berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan jalan layang tersebut.

Langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menanami lahan-lahan yang selama ini masih dibiarkan begitu saja.

Dia mengatakan masyarakat di sepanjang jalan Pangkalan Bun-Kolam ini pun mayoritas memiliki lahan yang cukup luas, sehingga bila ditanami dengan tanaman-tanaman produktif dapat menghasilkan ekonomi sangat besar.

“Jangan sampai anggaran sangat besar yang disediakan pemprov untuk membangun jalan yang menghubungkan Kotawaringin Barat dengan Sukamara, termasuk jalan layang ini tidak dimanfaatkan benar-benar oleh masyarakat,” kata Sugianto.

Gubernur Kalteng itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga jalan menghubungkan Kotawaringin Barat dengan Sukamara agar tetap dalam kondisi baik. Pemprov Kalteng pun akan berupaya untuk terus menjaga kondisi jalan tetap baik.

“Saya sudah kumpulkan OPD Pemprov Kalteng, dan ternyata dibutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar per tahun untuk menjaga kondisi jalan tetap baik. Kami akan berupaya menyediakan anggaran tersebut agar kondisi jalannya tetap baik. Tentunya masyarakat juga bisa membantu menjaganya,” kata Sugianto. (Ant)

Lihat juga...