Jasad Dua Korban Banjir Bekasi Sudah Ditemukan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Dua korban hanyut saat banjir melanda wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, dua hari lalu sudah ditemukan dalam keadaan meninggal. Kedua korban merupakan warga Kota Baru, Bekasi Barat.

Korban pertama ditemukan atas nama Airil Amri (15). Jasad korban ditemukan Kamis (27/2/2020) pukul 03.00 dini hari, oleh warga di sekitar Kali Kapuk.

Tidak berselang lama tim gabung SAR barhasil menemukan jasad Faizla Amri (25) yang jaraknya 700 meter dari titik nol tepat di depan SMK Bina Siswa Utama (Bisis) Kota Baru atau Kali BKT.

“Kedua korban tersebut merupakan korban banjir Bekasi yang terbawa arus saat banjir melanda dua hari lalu atau Selasa 25 Februari,” ungkap Karsono, koordinator BPBD Kota Bekasi, kepada Cendana News, Kamis (27/2/2020).

Karsono, Koordinator BPBD Kota Bekasi, melaporkan bahwa dua jasad korban banjir yang hanyut dua hari lalu sudah ditemukan dini hari, Kamis (27/2/2020). -Foto: M. Amin

Dikatakan, dua korban tersebut merupakan warga di Kelurahan Kota Baru, Bekasi Barat. Dan saat ini sudah dikebumikan oleh keluarganya.

Jasad ditemukan karena sudah mengambang setelah dua hari diseret arus. Dia juga menegaskan  hingga kini korban banjir Bekasi hanya berjumlah empat.

“Sesuai laporan jumlah korban meninggal akibat banjir Bekasi hanya empat orang. Jika ada yang lebih kami ga tau sumbernya dari mana,” ujarnya menjawab simpang siur jumlah korban banjir Bekasi.

Sementara Kepala BPBD Kota Bekasi, M. Jufri, saat mendampingi kunjungan Wakil Gubernur Jabar, menjelaskan semua titik banjir sudah tertanggulangi. Banjir sudah mulai surut.

Namun demikian, imbuhnya wilayah terdampak banjir tetap masih melakukan pembersihan lokasi seperti rumah dan lainnya.

“Banjir sudah selesai, tetapi tetap waspada karena, kondisi cuaca masih belum membaik. Sesuai laporan BMKG potensi hujan masih terus terjadi hingga awal Maret nanti,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa posko banjir sudah dibuat di beberapa titik wilayah sebagai lokasi dapur umum. Karena ada beberapa lokasi seperti di Nasio dan Perumahan IKIP terdampak cukup besar.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, usai melihat langsung kondisi banjir di komplek Nasio, mendampingi Wakil Gubernur Jabar, Kamis (27/2/2020). -Foto: M. Amin

Sementara itu Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, mengatakan pemerintah terus mengupayakan penanggulangan banjir dengan membuat beberapa titik folder air. Tetapi, imbuhnya harus ada pembebasan lahan yang menjadi kendala.

“Salam waktu dekat kita targetkan bisa membebaskan lahan seluas 6 hektare untuk antisipasi banjir. Lokasi tersebut akan dibuat folder air atau tempat resapan,” ujarnya mengaku masih melakukan koordinasi dengan pemilik lahan yang tidak difungsikan.

Pantauan di lapangan banjir di wilayah komplek Nasio tidak meninggalkan lumpur seperti awal tahun lalu. Meski terendam banjir cukup besar komplek Nasio masih bersih meskipun semua peralatan rumah tangga warga terendam banjir.

Terlihat pemilik rumah membersihkan komplek lingkungan dan rumahnya. Sejak awal Januari lokasi tersebut sudah empat kali terendam banjir.

Lihat juga...