Jembatan Sikabu Rusak, BNPB Kucurkan Dana Rp25 Miliar

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG PARIAMAN – Kondisi jembatan Sikabu yang berada di Lubuk Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, sungguh memprihatinkan. Jembatan ini telah rusak sejak tahun 2017 lalu  setelah dilanda banjir.

Saat ini kondisi jembatan hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Hal ini dikarenakan secara fisik jembatan Sikabu ini tidak mampu lagi menahan beban yang lebih berat.

Sewaktu-waktu jembatan ini bisa saja mengancam masyarakat setempat  karena jembatan ini merupakan akses penghubung warga Sikabu yang hendak menuju jalan utama Lubuk Aluang.

Pengendara ekstra hati-hati saat melintasi jembatan Sikabu Lubuk Aluang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, karena kondisi jembatan yang memprihatinkan, Senin (17/2/2020)/Foto: M. Noli Hendra

Hari ini, Senin (17/2), Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) telah datang langsung melihat kondisi jembatan Sikabu bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit.

Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI, Rifai mengatakan, BNPB telah mengucurkan anggaran ke Pemprov Sumatera Barat untuk perbaikan jembatan Sikabu ini.

Perbaikan jembatan Sikabu ini, juga beriringan untuk mempersiapkan akses menuju lokasi pelaksanaan MTQ Nasional 2020 yang berada di Stadion Utama. Ia berharap perbaikan jembatan ini segera dilakukan, sehingga selain dapat mempersiapkan MTQ, juga dapat membantu akses masyarakat setempat.

“Jembatan ini bukan hanya untuk MTQ saja, tapi juga untuk kepentingan masyarakat untuk berlalu lintas. Sehingga adanya perbaikan jembatan nantinya, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di sini,” katanya, saat meninjau Jembatan Sikabu, Padang Pariaman, Senin (17/2/2020).

Dikatakannya dari seluruh prioritas nasional, hanya di Sumatera Barat yang perlu difasilitasi dari beberapa bencana yang terjadi sepanjang tahun 2018.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan, jembatan di Sikabu Padang Pariaman ini akan segera dibangun, setelah dilakukan pelelangan tender pengerjaan. Karena sudah cukup lama masyarakat di Sikabu  mengharapkan pengerjaan jembatan penghubung desa Sikabu  segera dilakukan.

Ia mengaku, cukup lamanya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan jembatan yang telah rusak sejak tahun 2017 lalu, karena secara kewenangan berada di BNPB, sebab jembatan ini rusak akibat bencana banjir.

Selama ini Pemprov Sumatera Barat telah berupaya menyampaikan kondisi yang ada ke BNPB, dan hingga akhirnya hari ini dari BNPB menyatakan, anggaran telah dikirim ke anggaran dana Pemprov Sumatera Barat sebanyak Rp25 miliar.

“Ternyata Pak Doni Manardo Kepala BNPB telah datang ke sini, kita tentunya berterima kasih, karena dengan telah adanya anggaran itu, maka tender perlu dilakukan, baik itu yang dilakukan oleh BPBD ataupun PU, dan hal ini perlu segera dilakukan juga,” tegasnya.

Harapan Pemprov Sumatera Barat, pada Agustus 2020 nanti jembatan itu, bisa dijadikan jalan alternatif menuju Stadion Utama dalam penyelenggaraan MTQ 2020 mendatang, dengan peserta diperkirakan mencapai 2.000 orang.

Lihat juga...