Ketum Aisyiyah Dorong Kader Serius Tangani ‘Stunting’

Editor: Koko Triarko

“Masa depan generasi penerus bangsa ini berada di tangan kaum ibu, sehingga bagaimana seorang ibu merawat anaknya, itu harus diperhatikan dan diberikan dukungan oleh para kader Aisyiyah,” tuturnya.

Selain di bidang kesehatan, Aisyiyah juga mengambil peran penting dalam bidang pendidikan, dimana Aisyiyah memiliki 20.000 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar di seluruh Indonesia, kemudian SMP, SMK dan perguruan tinggi (PT).

“Jenjang pendidikan dari bawah sampai atas juga menjadi bagian dari dakwah Aisyiyah, kita memiliki 20.000 PAUD dan 10 perguruan tinggi serta satu universitas, dalam waktu dekat juga akan diresmikan Universitas Aisyiyah di Surakarta,” katanya.

Dakwah yang dilakukan Aisyiyah, lanjut Noorjannah sangat luas dan menyentuh semua aspek kehidupan. Mulai dari kegiatan pengajian, pendidikan, kesehatan hingga kegiatan sosial.

Sementara itu, Ketua IV Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Banyumas yang membidangi kesehatan, Ratifah, mengatakan selama ini pihaknya rutin melakukan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi ke sekolah-sekolah Muhammadiyah serta ke ibu-ibu di pelosok desa.

“Kegiatan Aisyiyah Banyumas di bidang kesehatan sangat banyak, mulai dari penyuluhan terhadap remaja, sekolah-sekolah dan ibu-ibu tentang kesehatan reproduksi, hingga penanganan pemeriksaan TB dengan menggandeng puskesmas setempat,” jelasnya.

Lihat juga...