Kota Bekasi Diguyur Hujan Sejak Malam, Masih Aman

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Meski hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat sejak  Rabu malam dengan entitas tinggi tidak mengakibatkan banjir di wilayah setempat. Hujan di wilayah Kota Bekasi mulai reda setelah pukul 13.00 WIB pada Kamis (20/2).

Tercatat hingga siang tadi di lokasi Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) wilayah Bojongkulur Kabupaten Bogor tinggi muka air mencapai  465 centimeter melebihi batas normal di angka 300 CM.

“Kita sempat menyatakan siaga satu hingga siang tadi. Tapi sore ini sudah di siaga dua,” ungkap Ketua KP2C kepada Cendana News, Kamis (20/2/2020).

Dikatakan bahwa Kamis pagi akibat curah hujan tinggi pukul  04.28 TMA Cileungsi top level CM dan dampaknya top level di Pertemuan Cileungsi Cikeas (P2C) 510 cm. Namun kondisi tersebut tidak lama menjelang siang kembali turun di lokasi P2C.

Insyaallah aman, untuk PGP mohon dipantau terus jika ada tanggul yang rembes dan aktifkan pompa jika perlu,” ujar Puarman.

Danu, staf BPBD Kota Bekasi, terpisah mengatakan bahwa kondisi air kembali normal. Meski menurutnya ada beberapa wilayah di Bekasi Utara tergenang air tetapi saat ini sudah pulih tanpa kendala.

“Aman sampai sekarang belum ada yang banjir. Kalau pun ada di perumahan pasti hanya becek biasa,” ujar Danu.

Hujan mengguyur Kota Bekasi dengan entitas tinggi sejak Rabu Malam hingga Kamis (20/2/2020) siang, membuat Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, turun meninjau langsung. Tri langsung ke lokasi bendung Presdo guna memastikan kondisi di Kota Bekasi tetap aman dari banjir. -Foto: M. Amin

Kondisi cuaca Kota Bekasi sejak malam diguyur hujan membuat Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, ikut melakukan pemantauan di sejumlah titik. Di tengah rintik hujan yang melanda Kota Bekasi dan sekitarnya memantau secara langsung debit air pada bendungan Prisdo Kota Bekasi.

Bersama Perum Jasa Tirta, Tri memantau langsung perkembangan dari arus Kali Bekasi yang sudah mulai naik cukup tinggi melampaui batas normal, terlihat aliran Sungai Bekasi yang cukup meningkat debit airnya sehingga membuat bendungan Prisdo dibuka.

Selanjutnya, Tri di dampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air Zainal, personel Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Banjir mengontrol pompa penyedot air yang saat ini sedang beroperasi untuk mengurangi debit air di aliran Sungai Kartini. Pompa yang menyedot dari aliran Sungai Kartini langsung dialirkan ke Kali Bekasi.

Tri Adhianto juga mengingatkan kepada para personel BPBD dan DBMSDA untuk selalu mengontrol debit air. “Intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi sejak semalam sampai dengan siang ini , insyaallah Kota Bekasi siap siaga dengan perangkat daerah terkait,  dalam menanggulangi  terjadinya banjir, pun para warga Kota Bekasi untuk sama-sama siap siaga antisipasi dan menanggulangi jika terjadi banjir” tutup Tri.

Pantauan Cendana News di beberapa titik aliran Kali Bekasi, terlihat tinggi muka air cukup tinggi. Terlihat di belakang rumah sakit umum ketinggian air kurang satu meter lagi hampir rata dengan jalan raya.

Kondisi Kali Bekasi sepanjang Kamis (20/2/2020) menjadi trending, banyak warga cemas dan meng-upload di media sosialnya kondisi terkini di wilayahnya. Namun demikian Kepala BPBD Bekasi M Jufri memastikan kondisi Kali Bekasi akan kembali normal dan tidak terjadi banjir di wilayah Bekasi.

Lihat juga...