Kunjungi ODGJ di Panti Dymphna, Stafnis Mensos Janjikan Bantuan

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Kementerian  Sosial RI melalui staf teknisnya mengunjungi Panti Dymphna untuk melihat langsung kondisi kehidupan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODG) dan menjanjikan akan mengalokasikan dana bantuan pemerintah.

Kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut atas pemberitaan yang dibuat  jurnalis di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) saat berkunjung dan memberikan bantuan kepada Panti Dymphna yang merawat ODGJ. Berita tersebut dibaca staf teknis Menteri Sosial RI.

“Memang ini kunjungan yang disengaja karena sebelumnya saya dikirimi sebuah berita tentang panti ini dan kemudian saya bicarakan tentang pantai ini kepada  Menteri Sosial,” kata Maria Restu Hapsari, staf teknis Menteri Sosial RI yang ditemui di Maumere,, Selasa (18/2/2020) malam.

Staf teknis Menteri Sosial RI, Maria Restu Hapsari (tengah) saat bersama Sr. Lucia, CIJ selaku pendiri panti (kanan) dan Sr. Hilde, CIJ saat ditemui di Panti Dymphna di kota Maumere, Sikka, Selasa (18/2/2020) malam. -Foto: Ebed de Rosary

Restu sapaannya mengatakan, dari beritanya suster Lusia cukup gigih untuk selalu mencari biaya- biaya yang diperlukan untuk membantu ODGJ yang dirawat di panti ini.

Kebetulan juga ada agenda kunjungan di NTT, kata dia, maka Panti Dyphna menjadi salah satu tempat yang memang harus dikunjungi dan menjadi bagian dari  kunjungan kerja Kementerian Sosial.

“Memang  sebenarnya Kementerian Sosial juga  concern terhadap panti-panti yang ada, di mana pun di seluruh Indonesia. Dan kebetulan panti ini kan yang tidak dibiayai oleh pemerintah daerah atau pemerintah pusat,” tuturnya.

Jadi kalau panti ini, kata Restu, perlu dibantu maka Kementerian Sosial punya tanggung jawab besar juga untuk ikut serta terlibat membantu panti ini, apalagi suster Lucia dulu sendirian mengelola panti ini.

“Panti ini yang dulunya hanya diurus sendiri oleh suster Lucia dan kini bersama seorang suster lainnya bisa mengurus ratusan orang difabel mental. Ini sangat luar biasa sebab tidak mudah mengurus ODGJ,” ungkapnya.

Apa yang dilakukan suster Lucia, kata Restu, menjadi semangat buat kita semua untuk juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial dan suster Lucia telah memberi contoh yang sangat luar biasa.

Suster Lucia telah puluhan tahun mengelola panti ini dengan sangat luar biasa dan ini menjadi bagian dari kerja-kerja kemanusiaan yang harusnya bisa menjadi contoh bagi banyak orang.

“Kemarin ketika saya berkoordinasi dengan Pak Menteri Sosial, beliau sudah langsung menyetujui membantu panti ini. Beliau minta agar dikoordinasikan dengan Dirjen terkait untuk bisa dibantu,” terangnya.

Restu menambahkan dengan kunjungan kerja ini dirinya hanya memastikan bahwa memang Panti Dymphna layak untuk dibantu, dan setelah mengetahui situasinya memang dapat disimpulkan layak untuk dibantu.

Dia menambahkan, setiap kunjungan ke daerah selalu mencari satu, dua hal yang memang cukup berarti untuk bisa menjadi kerja dari Kementerian Sosial selain kerja-kerja rutin dari seperti PKH dan Bansos yang selalu dilakukan

“Sebenarnya Menteri Sosial sudah mengagendakan untuk berkunjung ke NTT dan ada beberapa tempat yang akan dikunjungi. Konsentrasi Menteri Sosial saat ini soal pemberdayaan sosial dan beberapa Balai Kementerian Sosial dan di daerah namanya panti serta taman makam pahlawan, selain kerja-kerja pemberdayaan sosial,” tuturnya.

Sementara itu Sr. Lucia, CIJ mengaku sangat terharu mendapat kunjungan dari staf khusus Kementerian Sosial dan dirinya sangat berterima kasih kepada para wartawan di Sikka yang sudah memberitakan tentang kondisi Panti Dymphna.

Sebagai pendiri Panti Dymphna, kata Lucia, dirinya selalu mencari dana dengan cara apa saja untuk bisa menghidupi panti ini yang sedang merawat 126 ODGJ yang semuanya tanpa biaya apa pun.

“Segala cara kami lakukan agar panti ini bisa terus hidup dengan cara membuka warung makan, menjual kue, membuat puisi dan menjualnya serta kegiatan lainnya yang bisa menghasilkan uang,” pungkasnya

Lihat juga...