Masyarakat Manfaatkan ‘Fitnes Outdoor’ Gratis di Stadion TLJ Semarang

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Bulir-bulir keringat membasahi wajah Suryo Hadiwibowo, namun pria 65 tahun tersebut tetap bersemangat mengayuh sepeda statis, fasilitas olah raga yang terdapat di Stadion Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang, Jumat (28/2/2020).

“Saya seminggu dua kali berolahraga di stadion TLJ, setiap Rabu dan Jumat. Pagi sekitar pukul 06.00 WIB- 06.45 WIB ikut senam, setelah itu olah raga menggunakan sepeda statis ini. Ini (sepeda statis-red) bagus buat saya, saat dikayuh, lutut saya juga bergerak, sehingga melumasi engsel persendian lutut,” paparnya.

Warga Tanah Mas Semarang tersebut, bersyukur ada fasilitas fitnes outdoor di Stadion TLJ Semarang.

“Dulu sebelum ada, biasanya sehabis senam, saya jalan keliling stadion. Sekarang ada variasi lain, yang saya kira lebih sesuai untuk saya,” paparnya.

Suryo Hadiwibowo, semangat mengayuh sepeda statis, fasilitas olah raga fitnes outdoor di Stadion Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang, Jumat (28/2/2020). –Foto: Arixc Ardana

Respons positif juga diungkapkan Arif Widiarto. Pria yang tercatat masih kuliah di Unisbank Semarang tersebut, mengaku hampir setiap ada waktu luang, dimanfaatkan untuk berolahraga di fasilitas fitnes outdoor tersebut.

“Kebetulan kampus dan kosan saya tidak jauh dari Stadion TLJ. Jadi kalau ada waktu kosong, atau tidak ada kuliah, saya gunakan untuk olah raga. Sebelumnya hanya lari keliling stadion, sekarang dengana adanya fasilitas ini, tentu variasinya lebih banyak,” papar pria 21 tahun tersebut.

Alat olah raga horse rider machine kerap menjadi pilihannya. Seperti namanya, alat ini menyerupai latihan berkuda. Caranya, saat duduk di atas sadal mesin, kedua kaki dipijakkan dan melakukan gerakan mendorong pada pijakan dengan kaki ke depan.

“Fungsinya untuk memperkuat otot-otot kaki dan tangan,“ paparnya.

Tidak hanya mereka berdua, puluhan bahkan ratusan warga memanfaatkan fasilitas tersebut setiap hari.

Sejak diresmikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, pada akhir Januari 2020 lalu, fasilitas fitnes outdoor tersebut menjadi primadona masyarakat.

Ada 10 alat fitnes yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat, antara lain lat pull down two seat, double sit up board, bench for two/double leg press, rowing machine, single pole parallel bars, three waist swivel, body pulling training, cycycle, horse rider machine, serta elliptical machine.

Sementara dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Semarang, Suhindoyo, menuturkan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Semarang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga.

“Dengan adanya fasilitas olah raga ini, kita berharap masyarakat Kota Semarang makin memiliki semangat untuk membiasakan diri berolahraga, agar lebih sehat dan bugar. Kita tahu, banyak penyakit yang muncul karena pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, termasuk jarang berolahraga, seperti kolesterol, asam urat, jantung stroke,” ungkapnya.

Stadion TLJ Semarang yang makin dilengkapi dengan beragam fasilitas dan sarana tersebut, termasuk fitnes outdoor dapat menjadi sarana yang tepat, untuk meningkatkan kualitas fisik masyarakat.

“Melalui olah raga fitness ini tentu akan banyak manfaat yang akan diperoleh, seperti membakar lemak, menambah kebugaran, mengurangi risiko penyakit jantung, serta melatih pernapasan,” ujarnya.

Suhindoyo juga mengingatkan, selain memanfaatkan fasilitas, masyarakat harus ikut menjaga saran prasarana olah raga tersebut.

“Kita rawat dan jaga bersama-sama, agar bisa dimanfaatkan bersama, sehingga semua juga bisa mendapatkan manfaat,”pungkasnya.

Lihat juga...