Moto GP 2021, Pembangunan Sirkuit Mandalika baru Mencapai 30 Persen

Lokasi sirkuit jalan raya Mandalika (Mandalika Street Circuit) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) – Foto Ant

JAKARTA – Proses pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang bakal digunakan untuk menggelar balapan MotoGP pada 2021, baru mencapai 30 persen.

“Progresnya sudah mencapai 30 persen. Kami masih melakukan pembangunan. Sirkuit diperkirakan selesai semua akhir tahun ini,” kata Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ricky Baheramsjah, di Jakarta Rabu (26/2/2020).

Sirkuit Mandalika baru mulai dikerjakan pada awal Januari 2020 oleh Waskita Karya sebagai kontraktor. Ada beberapa alasan yang menyebabkan proses pembangunan sirkuit itu terlambat, antara lain pembangunan tanggul, geothechnical stabilization dan membersihkan lahan dari pepohonan.

Soal pengaspalan, proses itu tidak akan butuh waktu lama dan diperkirakan selesai satu hingga dua bulan. “Jika dua hal itu bisa dilakukan dengan benar, aspal nantinya tidak akan bergelombang. Jadi kami butuh waktu,” ucapnya.

Hal itu menjadi perhatian, sebab pihak Federasi Motosport International (FIM) juga turut memantau dan memperhatikan detail aspek keamanan, kelayakan, aspal, sistem drainase, dan berbagai persoalan lain.

Maka dari itu, MGPA selaku penyelenggara MotoGP Indonesia 2021 disebutnya, tidak mau gegabah dalam proses pengerjaan. “Kita bisa lihat bahwa proyek ini terlihat kecil karena sirkuitnya hanya 4,31 kilometer. Tapi ini sangat spesifik pembangunannya. Jadi kami harus hati-hati,” tuturnya.

Kendati demikian, lintasan Sirkuit Mandalika diharapkan sudah bisa terlihat bentuknya pada Juli nanti, sebelum resmi digunakan untuk ajang balap sepeda motor paling bergengsi di dunia musim depan. Sirkuit Mandalika nantinya akan menjadi sirkuit jalan raya pertama di dunia, yang memiliki pemandangan indah dengan panjang lintasan 4,31 km serta 17 tikungan. (Ant)

Lihat juga...