Nunukan Dilanda Krisis Air Bersih

NUNUKAN — Badan Meteotologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengkhawatirkan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dilanda krisis air bersih sejak awal Januari 2020.

Hal ini diungkapkan Taufik Rahman, Prakirawan Pertama BMKG Nunukan, Minggu bahwa kekhawatirannya ini telah disampaikan kepada instansi terkait agar waspada musim kering yang melanda hingga awal Maret 2020.

Krisis air yang berlangsung saat ini yang melanda Kabupaten Nunukan disebabkan memasuki fase musim kering walaupun pada akhir Februari 2020 akan turun hujan namun intensitasnya sangat rendah.

Curah hujan yang turun di Kabupaten Nunukan sekarang ini hanya 10-50 mili meter dimana tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat.

Minimnya curah tersebut tidak terlepas dari semakin kurangnya sumber-sumber air dan daerah resapan akibat pembukaan lahan yang tidak terkontrol.

Lalu pengalihan fungsi hutan di daerah-daerah sumber air selama ini sehingga embung-embung di Kabupaten Nunukan menjadi kering, ungkap Taufik.

Musim kering tersebut juga sangat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan sebagaimana kejadian-kejadian akhir-akhir ini di daerah itu.

Taufik mengharapkan musim kering di Kabupaten Nunukan yang diprediksi masih berlangsung hingga awal Maret 2020 dapat menjadi perhatian pihak terkait. (Ant)

Lihat juga...